Kabarmaung.com - Dentang lonceng persiapan musim baru 2026/2027 telah berbunyi di markas Persib Bandung. Maung Bandung memulai langkah awal mereka dengan sesi latihan intensif yang dipimpin langsung oleh pelatih kepala, Igor Tolic. Selama tiga hari berturut-turut, mulai Sabtu (11/7) hingga Senin (13/7/2026), para penggawa Pangeran Biru berkumpul di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk mengasah strategi dan fisik.
Antusiasme tinggi terlihat jelas, apalagi dengan kehadiran beberapa wajah baru yang siap memperkuat lini Persib. Tiga rekrutan anyar, Balsa Sekulic, Gabriel Mutombo, dan Luka Menalo, telah bergabung sejak awal dan menunjukkan semangat adaptasi yang luar biasa. Kehadiran mereka tentu menambah kedalaman Skuad dan menjadi harapan baru bagi bobotoh untuk menghadapi tantangan Liga 1 di musim depan.
Antusiasme Skuad Persib dan Pemain Baru yang Menjanjikan
Selain para pemain baru, pilar-pilar asing yang sudah akrab di telinga bobotoh seperti Luciano Guaycochea, Ramon Tanque, Patricio Matricardi, Uilliam Barros, dan Julio Cesar juga terlihat kembali bergabung. Mereka bersama-sama membaur dengan pemain lokal lainnya, membentuk sinergi yang diharapkan mampu membawa Persib meraih kejayaan. Igor Tolic menekankan pentingnya pemahaman kolektif sejak dini.
"Tim ini sedang mempelajari sesuatu setiap hari. Kami mencoba melakukan segalanya dengan permainan sehingga semua orang tahu apa yang harus dilakukan. Kami memulai ini sejak momen pertama," ucap Igor Tolic, menggarisbawahi filosofi latihannya.
Pelatih asal Kroasia itu berupaya menanamkan visi dan misi tim agar setiap individu tahu persis peran mereka dalam setiap skema permainan. Pendekatan ini diharapkan mempercepat proses adaptasi, tidak hanya bagi pemain baru tetapi juga untuk memastikan seluruh skuad berada di frekuensi yang sama dalam menghadapi strategi yang akan diterapkan.
Tantangan Lapangan Latihan yang Tidak Ideal
Di balik semangat membara para pemain, Igor Tolic menyimpan sebuah keluhan yang cukup mendasar: kondisi lapangan pendamping GBLA yang dianggapnya tidak ideal. Meskipun tidak merinci secara detail, ia secara tegas menyebutkan bahwa kualitas rumput lapangan membuat sesi latihan berjalan lebih berat dan tidak optimal.
"Saya hanya perlu mengontrol karena lapangan tidak ideal, jadi semuanya sedikit lebih berat dari biasanya," tegas Tolic. Permasalahan lapangan ini tentu menjadi perhatian serius. Lapangan yang buruk berpotensi meningkatkan risiko cedera pemain dan menghambat implementasi program latihan yang dirancang untuk mencapai performa puncak.
Namun, Tolic juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Ia melihat semangat juang yang tak pernah padam, termasuk dari para pemain yang kembali dari masa peminjaman seperti Hamra Hehanussa, Henhen Herdiana, Ikwan Tanamal, dan Adzikry Fadlillah. Keempatnya menunjukkan determinasi untuk kembali bersaing merebut tempat di tim utama Persib.
"Para pemain bekerja keras dan mereka memberikan yang terbaik, mereka bekerja keras, ya, tapi memang sulit di lapangan seperti ini," pungkasnya, menunjukkan betapa kerasnya upaya yang mereka lakukan meski dalam kondisi yang kurang mendukung.
Keluhan Igor Tolic ini sekaligus menjadi pesan tersirat kepada manajemen klub. Perbaikan kondisi rumput lapangan pendamping GBLA adalah sebuah urgensi agar program latihan bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Dengan fasilitas yang memadai, skuad Persib diharapkan bisa mempersiapkan diri dengan maksimal untuk mengarungi kerasnya kompetisi musim 2026/2027. Dukungan infrastruktur yang optimal akan sangat vital dalam mencapai target juara yang selalu diimpikan bobotoh.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com