Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib

Kabarmaung.com - Liga Super Indonesia musim 2025/2026 baru saja usai, meninggalkan banyak cerita dan kesan bagi para pelaku di dalamnya. Salah satunya datang dari pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. Di musim perdananya menukangi tim berjuluk Laskar Mataram, mantan punggawa Timnas Belanda ini rupanya memiliki pengalaman yang sangat berkesan, terutama saat bertandang ke markas dua raksasa, Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Atmosfer Stadion Penuh: Esensi Sepak Bola Sesungguhnya

Bagi Van Gastel, kehadiran puluhan ribu suporter di stadion adalah jantung dari sepak bola. "Saya pikir liga ini sangat kompetitif, dan saya sangat menikmati pertandingan, khususnya saat dihadiri oleh para suporter," ungkapnya dalam keterangan tertulis. Pengalaman melawat ke kandang Persib dan Persija menjadi puncak dari penikmatannya tersebut. Suasana gemuruh, koreografi, dan chant tanpa henti dari Bobotoh dan Jakmania menciptakan energi luar biasa yang menurutnya adalah esensi sejati dari permainan indah ini.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini menegaskan bahwa sepak bola sejatinya dimainkan untuk para suporter. "Pertandingan di Jakarta dan di Bandung yang dihadiri banyak penonton, menurut saya, itulah esensi dari sepak bola, bermain untuk suporter yang datang dalam jumlah besar," imbuhnya. Pernyataan ini tentu menjadi pujian tersendiri bagi basis penggemar Persib yang dikenal militan dan selalu memenuhi stadion, baik kandang maupun tandang.

Tantangan dan Adaptasi di Tanah Air

Meski terkesan dengan semangat suporter, Van Gastel juga menyayangkan masih banyaknya pertandingan di liga Indonesia yang harus digelar tanpa penonton. "Namun sayangnya, di liga ini banyak pertandingan yang dimainkan tanpa penonton. Saya pikir hal itu sangat disayangkan karena, seperti yang saya katakan, kami bermain untuk suporter," jelasnya. Kondisi ini tentu mengurangi daya tarik dan semangat kompetisi.

Selain soal atmosfer, pelatih yang pernah berseragam Feyenoord ini juga banyak mendapatkan pengalaman baru terkait perjalanan tandang. Menurutnya, dinamika perjalanan tim di Indonesia sangat berbeda dengan apa yang ia alami di kompetisi Eropa. "Banyak sekali perjalanan yang harus dilalui, sehingga saya harus beradaptasi dengan hal tersebut," ungkap Van Gastel.

Ia bahkan menceritakan pengalamannya harus menjalani laga tandang selama empat hari, sebuah skenario yang jarang atau bahkan tidak pernah ia temui selama berkarier di Benua Biru. "Terkadang, kami harus menjalani laga tandang selama empat hari. Hal itu merupakan sesuatu yang baru bagi saya," sambungnya. Ini menunjukkan tingkat adaptasi tinggi yang harus dimiliki seorang pelatih asing di Liga Indonesia.

Betah di Jogja, Siap Lanjutkan Petualangan

Di luar urusan lapangan hijau, Van Gastel mengaku sangat betah tinggal di Kota Pelajar, Jogja. Ia menikmati kehidupan dengan budaya yang kaya dan berbeda, serta melihat keseriusan manajemen PSIM dalam membangun klub secara bertahap. Dukungan manajemen dan kenyamanan pribadi inilah yang membuatnya merasa senang untuk bertahan.

"Saya dan keluarga saya sangat menyukai tempat ini. Oleh karena itu, saya sangat senang untuk bertahan," pungkasnya. Komitmen ini menunjukkan betapa positifnya pengalaman Van Gastel secara keseluruhan di Indonesia, tidak hanya dari segi sepak bola tetapi juga kehidupan sosial dan budaya.

Kesannya terhadap pertandingan Persib dan Persija adalah bukti nyata bahwa Bobotoh dan suporter lainnya adalah elemen krusial yang membuat sepak bola Indonesia hidup dan menarik di mata dunia. Kehadiran mereka tidak hanya membakar semangat pemain di lapangan, tetapi juga memberikan cerita dan memori tak terlupakan bagi pelatih sekaliber Jean-Paul Van Gastel.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
  • Terungkap! Ini Alasan Pelatih PSIM Kagum pada Atmosfer Persib
Posting Komentar
Tutup Iklan