Kabarmaung.com - Euforia juara Super League 2025/2026 mungkin masih terasa, namun Persib Bandung tak punya waktu banyak untuk berlama-lama merayakan. Musim 2026/2027 sudah menanti dengan tantangan yang jauh lebih berat dan Jadwal yang sangat padat. Status sebagai raja liga domestik membuka gerbang Maung Bandung ke panggung yang lebih besar, baik di level Asia maupun regional.
Jika semua rencana berjalan mulus, Persib berpotensi akan bertarung di empat hingga lima ajang berbeda sepanjang musim depan. Ini jelas bukan perkara mudah dan menuntut persiapan ekstra dari segala lini.
Badai Kompetisi Menanti Maung Bandung
Musim depan, kalender Persib Bandung diprediksi akan penuh sesak dengan berbagai pertandingan penting. Berikut adalah ajang-ajang yang berpotensi diikuti oleh Pangeran Biru:
- AFC Champions League Two (ACL 2): Ini adalah kompetisi Asia pertama yang sudah pasti menanti. Persib akan kembali mewakili Indonesia dan memulai perjalanannya dari babak playoff pada 12 Agustus 2026. Target tentu lebih tinggi setelah musim sebelumnya hanya sampai babak 16 besar. Pengalaman berharga di level Asia akan menjadi modal penting.
- ASEAN Club Championship (Shopee Cup): Setelah sempat absen karena masalah regulasi, Persib dipastikan akan kembali berkompetisi di Shopee Cup bersama Borneo FC Samarinda sebagai wakil Indonesia. Ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan dominasi di Asia Tenggara.
- Piala Presiden 2026: Turnamen pra-musim ini akan menjadi ajang pemanasan vital bagi Persib untuk menguji kekuatan Skuad dan mematangkan strategi sebelum kompetisi resmi dimulai.
- Super League 2026/2027: Misi utama di kancah domestik adalah mempertahankan gelar juara yang telah diraih tiga musim beruntun. Ini adalah tantangan berat yang membutuhkan konsistensi tinggi.
- Piala Indonesia: Ada potensi turnamen ini akan kembali digelar setelah beberapa tahun vakum. Jika terealisasi, Piala Indonesia akan menambah padatnya jadwal Persib dan memberikan peluang untuk meraih trofi tambahan.
Kedalaman Skuad Jadi Kunci Hadapi Jadwal Padat
Menyadari padatnya agenda ini, manajemen Persib Bandung telah mengambil langkah serius. Kekuatan skuad saat ini dinilai tidak akan cukup jika ingin bersaing di seluruh ajang dengan optimal. Tim tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu tim inti.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa musim depan menuntut Persib memiliki kedalaman skuad yang jauh lebih baik. Bahkan, perhatian khusus dari Direktur Utama PT PBB, Glenn Sugita, sudah diberikan jauh-jauh hari.
“Ya, meaning kita mesti growing our squad. Skuad musim depan mungkin akan lebih besar. Dari Pak Glenn juga arahannya sudah clear bahwa musim depan dengan empat kompetisi kita mesti siapin A, B, C, D, Dit. 'Oke, Pak. Kita lakuin,' gitu,” ujar Adhitia.
Adhitia menambahkan bahwa Glenn Sugita aktif membantu dalam persiapan, termasuk untuk kompetisi ACL dan Shopee Cup. “Jadi balik lagi ini Bapak kan memang sudah lebih turun tuh semenjak 2023 ya. Jadi Bapak bantu kita ngerapihin segala macam, termasuk juga kayak hari ini ketika kita masuk ke ACL sama Shopee, Bapak juga bantuin untuk ngarahin, 'Dit, lakuin ini, lakuin ini, lakuin ini.' Jadi kita happy lah,” lanjutnya.
Bagi Persib, banyaknya kompetisi memang berarti pekerjaan yang lebih berat. Namun, ini juga merupakan kesempatan emas untuk terus berkembang, menguji mental juara, dan mengangkat nama klub di level yang lebih tinggi. “Ya kita bersyukurlah, maksudnya kan kesempatan bagi kita juga untuk bisa berkompetisi lebih banyak lah di Asia. Fun, fun. Doain ya,” ucap Adhitia penuh semangat.
Komitmen Persib di Kancah Internasional
Terkait keikutsertaan di ASEAN Club Championship, Adhitia menegaskan bahwa Persib selalu siap apabila diberi kesempatan mewakili Indonesia. Klub selalu mengikuti aturan yang berlaku dan menunjukkan kesiapan secara proaktif.
“Persib mah selalu mengikuti aturan ya. Jadi kata aturannya main, main. Kata aturannya enggak boleh main, kita enggak berdebat, enggak ada emang. Tapi memang musim lalu kita berkirim surat ke mereka menyatakan bahwa kami siap, jika kami ditunjuk pun kami siap. Secara paralel, kami juga dihubungi sama CEO-nya Shopee Cup. Kita diminta,” jelasnya.
“Kami bilang, keputusan ada di pihak operator dan federasi. Tugasnya kami hanya mengirimkan surat ketersediaan kami, kesiapannya kami. Hari ini kami kirimkan, keputusan akhirnya kita ikutin, kita hormati itu,” pungkas Adhitia.
Musim 2026/2027 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas juara Persib Bandung. Dengan persiapan matang dan skuad yang lebih dalam, Maung Bandung siap menghadapi setiap tantangan yang datang.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com