Kabarmaung.com - Euforia tak terbendung menyelimuti Kota Bandung! Persib Bandung kembali menunjukkan kelasnya sebagai raja di Super League musim 2025/2026. Dengan hasil imbang melawan Persijap Jepara di laga pamungkas, Maung Bandung resmi mengunci gelar juara, sebuah pencapaian yang lebih manis lagi karena ini adalah hat-trick juara beruntun mereka! Musim yang penuh drama, ketegangan, dan pertarungan sengit di setiap pekan, kini berakhir dengan pesta kemenangan bagi Pangeran Biru.
Persib Kukuhkan Dinasti Juara Super League
Perjalanan Persib Bandung di musim 2025/2026 memang tak mudah. Mereka harus bersaing ketat hingga pekan terakhir dengan Borneo FC Samarinda. Kedua tim sama-sama mengoleksi 79 poin di akhir musim. Namun, keunggulan head to head menjadi penentu bagi tim kebanggaan Bobotoh. Ini adalah bukti konsistensi, strategi matang, dan semangat juang tak kenal menyerah yang ditunjukkan oleh para penggawa Maung Bandung sepanjang musim.
Pada laga penentuan yang digelar Sabtu (23/5/2026), Persib hanya mampu bermain imbang tanpa gol (0-0) melawan Persijap Jepara. Meski begitu, hasil tersebut sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak. Sementara itu, di pertandingan lain, Borneo FC Samarinda tampil beringas dengan mengalahkan Malut United 7-1. Namun, pesta gol tersebut tidak mampu menggoyahkan posisi Persib di singgasana juara.
Drama Papan Bawah Super League 2025/2026
Tak hanya perburuan gelar juara yang menyita perhatian, drama di papan bawah Klasemen juga tak kalah mendebarkan. Ada tujuh pertandingan yang digelar serentak di laga terakhir, dan beberapa di antaranya menjadi penentu nasib tim-tim yang berjuang lolos dari jurang degradasi.
- Bhayangkara FC menghancurkan PSBS Biak 7-0.
- Madura United berhasil mengamankan diri setelah menaklukkan PSM Makassar 2-0.
- Borneo FC berpesta gol 7-1 atas Malut United.
- Persita kalah 1-3 dari Persis Solo.
- Persija Jakarta menang telak 3-0 atas Semen Padang.
- Persebaya Surabaya menundukkan Persik Kediri 5-0.
Salah satu cerita paling pahit datang dari Persis Solo. Kemenangan 3-1 atas Persita di laga terakhir ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan mereka. Pasalnya, di saat yang bersamaan, Madura United juga berhasil meraih poin penuh. Alhasil, Laskar Sambernyawa harus rela terdegradasi ke kasta di bawahnya, menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta.
Klasemen Akhir Super League: Persib di Puncak, Siapa Terdegradasi?
Setelah 34 pekan perjuangan, inilah gambaran akhir klasemen Super League 2025/2026. Persib Bandung kokoh di posisi pertama dengan 79 poin, diikuti ketat oleh Borneo FC Samarinda di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama namun kalah head to head. Persija Jakarta melengkapi posisi tiga besar dengan 71 poin, menunjukkan performa yang solid sepanjang musim.
Sementara di zona merah, tiga tim yang harus rela turun kasta adalah Persis Solo (posisi 16 dengan 34 poin), Semen Padang (posisi 17 dengan 20 poin), dan PSBS Biak (posisi 18 dengan 18 poin). Musim ini menjadi pengingat betapa ketatnya persaingan di Super League, baik di papan atas maupun di papan bawah.
Keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun adalah capaian luar biasa yang akan dikenang dalam sejarah sepak bola Indonesia. Ini bukan hanya tentang trofi, tetapi juga tentang kebanggaan, dedikasi, dan semangat juang yang tak pernah padam. Selamat untuk Persib Bandung, sang juara sejati!
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com