Kabarmaung.com - Euforia juara mulai menyelimuti Bandung! Persib Bandung kini hanya berjarak satu poin saja untuk mengunci gelar juara Super League musim ini. Pertandingan pamungkas melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, akan menjadi penentu sejarah. Namun, di tengah gemuruh optimisme, sebuah alarm peringatan keras datang dari legenda Maung Bandung, Atep. Ia mengingatkan agar Pangeran Biru tidak sedikit pun meremehkan kekuatan Laskar Kalinyamat.
Persib di Ambang Sejarah, Hanya Satu Poin Lagi!
Dengan 78 poin di puncak klasemen Super League, Persib Bandung memang berada di posisi yang sangat menguntungkan. Pesaing terdekat, Borneo FC, membayangi dengan koleksi 76 angka. Artinya, tambahan satu poin saja dari laga kontra Persijap sudah cukup bagi Pangeran Biru untuk memastikan trofi juara kembali ke Bandung. Momen ini tentu sangat dinantikan oleh jutaan Bobotoh yang haus akan pesta kemenangan. Namun, di balik optimisme tersebut, ada skenario pahit yang harus dihindari: kekalahan Persib dibarengi kemenangan Borneo FC, yang bisa membuat gelar melayang.
Ancaman dari Laskar Kalinyamat dan Peringatan Atep
Mantan kapten Persib, Atep, yang akrab disapa Lord Atep, menyalakan alarm waspada. Ia menyoroti rekam jejak Persijap Jepara yang patut diperhitungkan. "Persijap ini bisa menahan imbang Borneo. Tentu ini menunjukkan kekuatannya. Menunjukkan performa yang baik di laga-laga akhir Super League," kata Atep, seperti dilansir detikJabar. Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Ingatan Bobotoh mungkin masih segar dengan kekalahan Persib 1-2 dari Persijap di putaran pertama, tepatnya pada 18 Agustus 2025, di Stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan itu menjadi salah satu dari tiga kekalahan yang diderita Persib sepanjang musim ini.
"Ini juga menjadi catatan, di putaran pertama Persib kalah dari Persijap. Makanya harus waspada," tegas Atep. Performa Persijap yang mampu menahan imbang Borneo FC juga menjadi indikator bahwa mereka bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, meski posisi mereka di klasemen mungkin tidak sesukses Persib. Mereka memiliki potensi untuk menjadi batu sandungan, terutama di laga terakhir yang penuh tekanan ini.
Misi Hat-trick Juara dan Kunci Sukses
Bagi Persib, laga ini bukan hanya sekadar mengunci gelar, tetapi juga untuk merengkuh "hat-trick" juara. Sebuah capaian fantastis yang akan semakin mengukuhkan dominasi Pangeran Biru di kancah sepak bola nasional. Atep menekankan bahwa untuk mencapai target mulia ini, Persib harus tampil tanpa celah. "Kekurangan atau kelemahan harus diperbaiki. Persib harus menunjukkan performa terbaik untuk memastikan hat-trick juara. Motivasi itu harus dipegang agar tidak terganjal," ujarnya.
Penting bagi tim pelatih dan pemain untuk menganalisis kembali kekalahan di putaran pertama dan memastikan kesalahan serupa tidak terulang. Mentalitas juara harus dipupuk, tekanan harus diubah menjadi motivasi, dan fokus penuh pada pertandingan menjadi kunci utama. Dukungan penuh dari Bobotoh di GBLA tentu akan menjadi suntikan semangat yang luar biasa, namun pemain di lapanganlah yang harus mengeksekusi strategi dengan sempurna.
Dukungan Bobotoh Mengawal Pesta Juara
Puluhan ribu Bobotoh dipastikan akan membanjiri GBLA, menciptakan atmosfer luar biasa yang diharapkan bisa memompa semangat juang para pemain. Mereka tidak ingin melihat tim kesayangannya "gigit jari" di momen krusial ini. Satu poin memang terlihat mudah diraih, namun dalam sepak bola, apapun bisa terjadi hingga peluit akhir dibunyikan. Waspada, fokus, dan kerja keras adalah mantra yang harus dipegang teguh oleh skuad Maung Bandung untuk memastikan pesta juara yang telah lama dinanti-nanti menjadi kenyataan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com