Kabarmaung.com - Euforia tak terbendung menyelimuti Kota Bandung saat Persib Bandung kembali menorehkan sejarah gemilang. Tiga kali berturut-turut menjadi juara, pencapaian luar biasa ini disambut dengan konvoi meriah yang membanjiri jalanan kota pada Minggu (24/5/2026). Ribuan bobotoh tumpah ruah, memenuhi setiap sudut kota, dengan antusiasme tak terkira untuk merayakan keberhasilan 'Maung Bandung' yang kini sejajar dengan legenda.
Konvoi Juara Tiga Kali Berturut-turut Membludak!
Pemandangan luar biasa tersaji ketika skuad kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, keluar dari kawasan Gedung Sate. Lautan biru Bobotoh menyambut mereka, mengiringi perjalanan para pahlawan lapangan hijau ini. Momen historis ini semakin spesial dengan kehadiran langsung Gubernur Dedi Mulyadi dan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, yang turut melepas kepergian tim. Suasana gegap gempita, riuhnya sorak sorai, dan kibaran bendera Persib seolah tak ada habisnya, menciptakan karnaval kebahagiaan yang tak terlupakan.
Harapan Gubernur Dedi untuk Dominasi Persib yang Tak Berakhir
Dalam sambutannya sebelum melepas 'Maung Bandung', Gubernur Dedi Mulyadi tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. "Hari ini luapan kegembiraan bobotoh merayakan prestasi luar biasa karena tiga kali jadi juara adalah sesuatu yang luar biasa," ujarnya dengan senyum lebar. Namun, Dedi tidak berhenti di situ. Ia menantang tim untuk melampaui batas yang sudah dicapai.
- Misi ke-4: "Tapi kalau empat kali jadi juara berarti di atas luar biasa spesial," tambahnya, menyulut semangat seluruh elemen tim dan bobotoh untuk terus berjuang.
- Pesan Positif: Dedi juga menekankan bahwa perayaan ini harus menjadi simbol kebahagiaan, penuh cinta, dan membangun citra positif bahwa Bandung dan Jawa Barat adalah ruang terbuka bagi siapa pun untuk berbahagia.
Persib Klub Profesional Sejati Tanpa Campur Tangan Pemerintah
Salah satu poin penting yang ditegaskan Gubernur Dedi adalah independensi Persib. Ia menyatakan dengan tegas bahwa keberhasilan Persib adalah buah dari profesionalisme murni, tanpa intervensi pemerintah. "Paling utama, Persib merupakan klub profesional tanpa harus dapat campur tangan pemerintah. Saya tegaskan Persib klub profesional, tanpa campur tangan pemerintah, dan jadi juara itu profesional sejati," tegasnya. Pernyataan ini menegaskan posisi Persib sebagai entitas olahraga mandiri yang mampu berprestasi di level tertinggi.
Bonus Rp1 Miliar dari Kantong Pribadi Dedi Mulyadi Bikin Bobotoh Haru!
Puncak kejutan datang dari Gubernur Dedi Mulyadi. Sebagai bentuk kebahagiaan dan apresiasi pribadinya, Dedi menjanjikan bonus fantastis sebesar Rp1 miliar untuk seluruh skuad Persib! Uang tersebut, katanya, berasal dari hasil panen sapi pribadinya. "Saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib," pungkas Dedi, disambut riuh tepuk tangan dan sorakan gembira.
Penyerahan bonus yang dinanti-nantikan ini rencananya akan dilakukan pada tanggal 3 Juni di gedung DPRD, langsung kepada Pak Umuh Muchtar dan tim. Dedi juga menambahkan pesan humoris, "Semoga bisa beli sate dan tidak boleh dipakai kawin lagi," yang mengundang tawa dari hadirin. Bonus ini bukan hanya sekadar angka, melainkan simbol penghargaan tulus atas dedikasi dan kerja keras yang telah membawa nama Persib dan Jawa Barat berkibar tinggi di kancah sepak bola nasional.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com