Kabarmaung.com - Kabar mengejutkan datang dari markas Persib Bandung. Klub kebanggaan Bobotoh ini baru saja dijatuhi sanksi larangan pendaftaran pemain baru oleh FIFA. Sanksi ini sontak menimbulkan beragam spekulasi dan kekhawatiran di kalangan penggemar. Namun, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, telah memberikan klarifikasi bahwa sanksi tersebut bukan karena penunggakan gaji, melainkan berakar dari persoalan kontrak dengan mantan pemain asingnya, Daisuke Sato.
Awal Mula Kisah Daisuke Sato di Persib
Daisuke Sato, bek kiri Timnas Filipina, pertama kali menginjakkan kaki di Bandung pada kompetisi musim 2022/2023 di bawah arahan pelatih Luis Milla. Kedatangannya pada 11 Juni 2022 disambut harapan besar. Sato, yang sebelumnya bermain apik di klub Thailand, Ratchaburi FC, diharapkan mampu menjadi tembok kokoh di lini belakang Maung Bandung. Ekspektasi itu pun terbayar lunas. Sepanjang musim 2022/2023, Sato menjadi salah satu pilar utama Persib, tampil dalam 31 pertandingan Liga 1 dengan total 2.488 menit bermain dan menyumbangkan dua gol. Semangat juang, kegigihan, dan fisiknya yang prima bahkan sempat menjadi ikon bagi Bobotoh. Penampilan impresifnya berbuah perpanjangan kontrak dua tahun pada Januari 2023, yang seharusnya mengikatnya hingga tahun 2025.
Prahara Dimulai: Perginya Milla, Datangnya Hodak
Musim 2023/2024 menjadi titik balik bagi Daisuke Sato. Setelah Luis Milla secara mendadak meninggalkan Persib di awal musim, Bojan Hodak datang sebagai suksesor. Di bawah kepelatihan Bojan Hodak, posisi Sato mulai goyah. Ia tak lagi menjadi pilihan utama dan kerap digantikan atau memulai dari bangku cadangan. Total, di paruh pertama musim tersebut, Sato hanya tampil dalam 13 pertandingan.
Situasi semakin memburuk ketika bursa transfer paruh musim tiba. Bojan Hodak memutuskan untuk mendatangkan pemain asing baru, yaitu kiper Kevin Ray Mendoza. Kedatangan Mendoza ini secara langsung berdampak pada Daisuke Sato. Mengingat kuota pemain asing ASEAN sudah terisi, Sato terpaksa tidak didaftarkan dalam skuad Persib untuk melanjutkan Liga 1 2023/2024. Padahal, kontraknya masih berjalan hingga 2025.
Perjuangan Hukum dan Gugatan ke FIFA
Merasa statusnya tidak jelas, Daisuke Sato melayangkan surat peringatan kepada Persib pada Desember 2023. Ia menuntut haknya untuk berlatih dan mendapatkan kepastian bermain. Persib memang mengizinkan Sato berlatih, namun tidak dapat memberikan jaminan bermain karena masalah kuota pemain. Akibatnya, pada awal Januari 2024, Daisuke Sato mengambil langkah drastis dengan mengakhiri kontraknya secara sepihak.
Tak berhenti di situ, Sato kemudian mengajukan gugatan ke FIFA. Ia menuntut agar kontraknya dinyatakan berakhir secara sah dan meminta kompensasi sekitar Rp3 miliar beserta bunganya. Pada Agustus 2024, FIFA mengabulkan gugatan Daisuke Sato, menyatakan Persib melanggar kontrak dengan mencoret sang pemain. Gugatan balik yang diajukan Persib pun ditolak.
FIFA kemudian mewajibkan Persib membayar kompensasi kepada Daisuke Sato dalam waktu 45 hari sejak keputusan dikeluarkan pada 22 September 2024.
Persib Terkena Sanksi FIFA: Larangan Transfer!
Puncak dari saga ini terjadi pada Mei 2026. Persib Bandung secara resmi masuk dalam "FIFA Registration Ban List". Ini berarti Persib dilarang mendaftarkan pemain baru terhitung sejak 29 Mei 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sanksi ini tentu saja akan sangat merugikan Maung Bandung, terutama dalam persiapan menghadapi musim kompetisi mendatang.
Adhitia Putra Herawan dari PT PBB, pada Sabtu (30/5/2026), menegaskan bahwa sanksi ini murni berasal dari kasus Daisuke Sato dan bukan terkait masalah penunggakan gaji. "Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain PERSIB, Daisuke Sato, pada tahun 2023. Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain," ujarnya.
Saat ini, manajemen Persib tengah berupaya keras untuk menuntaskan kewajiban pembayaran kompensasi kepada Daisuke Sato dan menyelesaikan seluruh proses administratif yang diperlukan. Harapannya, dengan penyelesaian kewajiban ini, sanksi dari FIFA dapat segera dicabut, sehingga Persib bisa kembali leluasa mendaftarkan pemain baru untuk memperkuat tim di masa depan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com