Kabarmaung.com - Atmosfer menjelang pertandingan akbar antara Persib Bandung dan Persija Jakarta selalu memanas, bukan hanya di lapangan hijau tetapi juga di kalangan suporter. Pekan ke-32 Super League 2025/2026 akan menjadi panggung duel klasik ini, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026) sore. Namun, di tengah gema dukungan yang membara, pihak Keamanan, khususnya Polres Cimahi, mengeluarkan imbauan tegas kepada Bobotoh untuk menjaga ketertiban dan sportivitas.
Peringatan Tegas dari Kapolres Cimahi
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, secara lugas melarang segala bentuk konvoi atau aksi massa besar-besaran yang melibatkan suporter Persib Bandung pasca-pertandingan krusial tersebut. Peringatan ini bukan tanpa alasan, mengingat sejarah euforia maupun kekecewaan yang kerap berujung pada tindakan yang kurang kondusif di masa lalu. "Kami minta masyarakat dan Bobotoh menerima apapun hasil pertandingan sore nanti," tegas AKBP Niko.
Ia menambahkan, "Kalau menang tentunya jangan terlalu larut dalam euforia, dan kalau hasilnya tidak sesuai harapan juga jangan melampiaskan pada hal kurang baik." Pesan ini jelas: Persib adalah kebanggaan, namun dukungan harus tetap dalam koridor yang santun dan bertanggung jawab. Bobotoh diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam merespons setiap hasil, baik kemenangan gemilang yang membawa kebahagiaan maupun kekalahan yang menyakitkan hati.
Pengamanan Ketat di Wilayah Perbatasan
Untuk memastikan imbauan ini dipatuhi dan mencegah potensi keramaian yang tidak terkontrol, pihak kepolisian telah menyiagakan sejumlah personel. AKBP Niko mengungkapkan bahwa petugas akan ditempatkan di titik-titik strategis, terutama di perbatasan antara Kota Cimahi dan Kota Bandung, seperti di daerah Gunung Batu. Selain itu, pusat-pusat keramaian lainnya di wilayah Cimahi dan sekitarnya juga akan diawasi secara ketat. Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini terhadap pergerakan massa yang mungkin berniat melakukan konvoi yang dapat mengganggu lalu lintas dan ketertiban umum.
Penyekatan di perbatasan ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Tujuannya adalah untuk meminimalkan risiko gesekan atau insiden yang tidak diinginkan, sekaligus memastikan bahwa suasana pasca-laga tetap kondusif bagi seluruh warga, tanpa mengurangi semangat dukungan terhadap tim kebanggaan.
Nonton Bareng Alternatif Aman dan Nyaman
Menyadari antusiasme Bobotoh yang begitu besar untuk menyaksikan laga 'El Clasico' Indonesia ini, Kapolres Cimahi juga menawarkan solusi alternatif bagi mereka yang ingin mendukung Maung Bandung. Masyarakat diminta untuk tidak nekat berangkat jauh ke Samarinda, mengingat jarak yang jauh dan risiko yang mungkin timbul. Sebagai gantinya, beberapa titik nonton bareng (nobar) resmi dan aman telah disiapkan.
Salah satu lokasi nobar yang nyaman adalah di Gedung Pengabdian Polres Cimahi. "Ya di Polres Cimahi, kita akan mengadakan nonton bareng. Jadi silakan datang, kami menyiapkan tempat yang nyaman dan segala fasilitasnya," ajak AKBP Niko. Selain itu, beberapa kafe di Cimahi juga dipersilakan untuk menyelenggarakan nobar, dengan catatan tetap mengikuti protokol keamanan yang ada. Inisiatif nobar ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi Bobotoh untuk menyalurkan dukungannya secara kolektif, aman, dan tanpa mengganggu ketertiban umum.
Aturan Penting untuk Nonton Bareng
Meskipun nobar difasilitasi, ada beberapa aturan ketat yang wajib dipatuhi oleh Bobotoh yang ingin bergabung. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana nobar yang nyaman dan aman bagi semua pihak. Beberapa larangan penting tersebut meliputi:
- Tidak membawa atribut yang biasa digunakan saat konvoi, seperti bendera berukuran besar.
- Dilarang membawa benda berbahaya dalam bentuk apapun, termasuk senjata tajam atau petasan.
- Dilarang membawa minuman keras (miras).
- Setiap barang bawaan akan diperiksa terlebih dahulu sebelum memasuki area nobar demi keamanan bersama.
"Jangan membawa bendera dan atribut-atribut seperti itu. Jangan membawa benda berbahaya, jangan membawa miras. Nikmati suasana dengan nyaman, dukung klub kebanggaan Jawa Barat ini dengan santun dan baik," pesan Kapolres. Ini adalah seruan agar Bobotoh selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan citra positif suporter Indonesia di mata publik.
Melalui imbauan ini, diharapkan Bobotoh dapat memahami dan bekerja sama dengan pihak kepolisian demi terciptanya suasana yang kondusif. Dukungan sejati untuk Persib bukan hanya tentang seberapa keras suara teriakan, melainkan juga seberapa besar kedewasaan dalam menyikapi hasil dan menjaga nama baik tim kesayangan serta daerah Jawa Barat. Mari tunjukkan bahwa Bobotoh adalah suporter terbaik yang menjunjung tinggi kedamaian dan sportivitas.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com