Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!

Kabarmaung.com - Kabar mengejutkan kembali menyelimuti kubu Persib Bandung. Nama tim kebanggaan Bobotoh ini kembali tercatat dalam daftar 'FIFA Registration Ban', sebuah larangan yang cukup sensitif bagi setiap klub sepak bola. Status ini mulai berlaku pada 10 Agustus 2026 dan akan mencakup tiga periode pendaftaran pemain. Namun, manajemen Persib dengan tegas menyatakan bahwa ini bukan masalah baru, melainkan buntut dari perkara lama yang melibatkan mantan pelatih asal Belanda, Robert Rene Alberts. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan Maung Bandung kembali terjerat dalam daftar larangan ini?

Persib Terjebak Larangan Transfer FIFA: Kasus Lama Terkuak!

Larangan pendaftaran pemain atau 'Registration Ban' dari FIFA ini tentu menjadi perhatian serius. Bayangkan, sebuah klub tidak bisa mendaftarkan pemain baru selama tiga periode transfer! Hal ini bisa sangat menghambat strategi tim dan pengembangan skuad. Namun, pihak Persib segera memberikan klarifikasi bahwa ini adalah kelanjutan dari sengketa masa lalu, bukan kasus baru yang tiba-tiba muncul. Perkara ini berakar pada masalah pembayaran yang belum tuntas dengan Robert Rene Alberts.

Detail Sengketa Pembayaran Rp3 Miliar dengan Robert Rene Alberts

Berdasarkan dokumen resmi FIFA dengan nomor perkara FPSD-19488 yang keputusannya keluar pada 3 Oktober 2025, masalah ini merupakan sengketa antara Robert Rene Alberts sebagai penggugat dan Persib Bandung sebagai tergugat. Pangkal masalahnya adalah kesepakatan pembayaran yang diteken Persib dan Robert pada 18 Februari 2025. Dalam perjanjian tersebut, Persib sejatinya wajib membayar total Rp3 miliar kepada Robert melalui 10 kali cicilan, yang seharusnya dimulai dari Maret hingga Desember 2025.

Namun, di sinilah letak persoalannya. Pembayaran cicilan pertama pada 21 Maret 2025 menjadi pemicu masalah. Persib disebut membayar sebesar Rp93.749.500. Akan tetapi, Robert mengklaim ada pemotongan senilai Rp131.250.500 yang dikaitkan dengan peningkatan kelas penerbangan. Pemotongan inilah yang kemudian menjadi inti perselisihan, membuat Robert merasa pembayaran yang seharusnya ia terima belum sepenuhnya dipenuhi.

Robert Bawa Persib ke FIFA dan Keputusan Penting

Merasa dirugikan, Robert Rene Alberts tidak tinggal diam. Ia kemudian mengajukan gugatan resmi kepada FIFA pada 4 Juni 2025. Dalam tuntutan awalnya, Robert meminta FIFA menyatakan Persib memiliki tunggakan sebesar Rp581,25 juta, ditambah bunga 5 persen per tahun. Angka ini terdiri dari Rp131,25 juta untuk pemotongan pembayaran Maret 2025, serta masing-masing Rp225 juta untuk pembayaran cicilan April dan Mei 2025 yang belum ia terima sepenuhnya.

FIFA, melalui proses yang berlaku, telah memberikan kesempatan kepada Persib untuk memberikan tanggapan atas gugatan tersebut. Namun, berdasarkan dokumen keputusan, Persib tidak menyampaikan jawaban atau pembelaan. Akibatnya, FIFA memeriksa perkara ini berdasarkan bukti-bukti yang tersedia dari pihak penggugat.

Dalam putusannya, FIFA menyatakan bahwa kesepakatan pembayaran antara Persib dan Robert memang sah adanya. FIFA juga menilai bahwa pemotongan pembayaran Maret sebesar Rp131,25 juta tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, Kamar Status Pemain FIFA mengabulkan sebagian gugatan Robert. Persib Bandung diwajibkan untuk membayar total Rp581,25 juta, ditambah bunga 5 persen per tahun yang dihitung sesuai tanggal jatuh tempo masing-masing pembayaran.

Menariknya, FIFA tidak mengabulkan tuntutan untuk cicilan berikutnya yang belum jatuh tempo saat gugatan diajukan, menunjukkan kehati-hatian dalam keputusannya.

Dari Sengketa Pembayaran Berujung Larangan Transfer

Keputusan FIFA ini dilengkapi dengan ultimatum. Persib diberikan waktu 45 hari sejak pemberitahuan keputusan untuk melunasi seluruh kewajiban beserta bunga. Jika kewajiban ini tidak dipenuhi dalam batas waktu tersebut, FIFA dapat menjatuhkan sanksi yang sangat serius: larangan bagi Persib untuk mendaftarkan pemain baru di tingkat nasional maupun internasional. Sanksi ini bisa berlaku maksimal hingga tiga periode pendaftaran pemain secara penuh dan berturut-turut.

Inilah yang menjadi akar masalah dari 'FIFA Registration Ban' yang kini kembali menghantui Persib. Larangan tersebut berasal dari sengketa pembayaran dengan Robert Rene Alberts yang keputusannya dipublikasikan FIFA pada 3 Oktober 2025. FIFA juga menegaskan bahwa larangan tersebut akan dicabut segera setelah kewajiban pembayaran beserta bunga dilunasi sepenuhnya.

Manajemen Persib Bertindak Cepat: Kasus Lama Akan Diselesaikan

Menanggapi kabar ini, manajemen Persib Bandung tidak tinggal diam. Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa ini adalah kasus lama yang terjadi pada tahun 2022, bukan insiden baru. Ia mengakui bahwa klub baru mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut belakangan ini dan kini sedang melakukan kajian mendalam untuk memahami posisi kasus serta merumuskan langkah penyelesaian yang paling tepat.

"Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat," ujar Adhitia.

Adhitia juga memberikan jaminan kepada Bobotoh bahwa Persib tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Klub akan menindaklanjuti keputusan FIFA dan menyelesaikan semua kewajiban melalui mekanisme yang berlaku. "Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," jelasnya, memberikan sinyal positif bahwa masalah ini akan segera ditangani.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
  • Geger Persib Kena Ban Transfer FIFA Lagi Terkuak Penyebabnya!
Posting Komentar
Tutup Iklan