Kabarmaung.com - Persib Bandung baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia, dengan meraih tiga gelar juara Liga 1 secara beruntun. Sebuah pencapaian fantastis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, di balik dominasi Maung Bandung, tersimpan sebuah fenomena menarik dan unik: kehadiran seorang pemain asal Spanyol di setiap musim juara tersebut.
Mulai dari pilar pertahanan, motor serangan yang mematikan, hingga striker yang melengkapi sejarah, ketiga pemain ini menjadi saksi sekaligus bagian tak terpisahkan dari era keemasan Persib. Siapa saja mereka? Dan bagaimana kontribusi masing-masing dalam mewujudkan mimpi besar Bobotoh?
Kisah Tiga Gelar Beruntun: Era Keemasan Maung Bandung
Tiga musim berturut-turut menjadi yang terbaik di Liga 1 adalah prestasi yang mengukir nama Persib Bandung sebagai salah satu tim paling dominan. Musim 2023/2024, Persib mengakhiri penantian panjang dengan gelar juara yang dramatis. Kemudian, mereka berhasil mempertahankan mahkota di musim 2024/2025, menunjukkan konsistensi luar biasa. Puncaknya, di musim 2025/2026, Maung Bandung menyempurnakan koleksi gelar dengan meraih three-peat, sebuah pencapaian yang sulit ditandingi. Setiap gelar ini memiliki ceritanya sendiri, dan menariknya, selalu ada benang merah dari tanah Spanyol.
Alberto Rodriguez: Pondasi Juara Musim 2023/2024
Awal mula 'tradisi' Spanyol di Persib dimulai pada musim 2023/2024 dengan kedatangan bek tengah, Alberto Rodriguez. Tanpa banyak gembar-gembor, Alberto menjelma menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus di lini belakang Maung Bandung. Kehadirannya memberikan ketenangan dan struktur pertahanan yang vital. Pengalamannya di kasta kedua Liga Spanyol (Segunda Division) membawanya beradaptasi cepat dengan kerasnya Liga 1. Dengan postur tinggi dan kemampuan membaca permainan yang mumpuni, ia menjadi salah satu bek terbaik liga, dan sukses mengantar Persib meraih gelar juara setelah puasa gelar yang cukup lama. Meskipun hanya semusim di Bandung, kontribusinya tak ternilai sebelum akhirnya ia memilih tantangan baru bersama Mohun Bagan Super Giant di India.
Tyronne del Pino: Otak Serangan dan MVP 2024/2025
Setelah Alberto, giliran gelandang serang Tyronne del Pino yang mengambil alih tongkat estafet pemain Spanyol di musim 2024/2025. Peran Tyronne jauh lebih eksplosif dan langsung terlihat di mata Bobotoh. Ia menjadi kreator utama serangan Persib, menyumbangkan 21 gol dan 9 assist yang fantastis sepanjang musim. Kemampuan dribel, visi, dan akurasi tembakannya menjadikan Tyronne momok menakutkan bagi lawan. Konsistensinya membawa Persib mempertahankan gelar juara dan puncaknya, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 2024/2025. Sebuah musim yang fenomenal bagi Tyronne, sebelum akhirnya ia melanjutkan karier ke Malut United.
Sergio Castel: Pelengkap Sejarah Tiga Mahkota 2025/2026
Memasuki musim 2025/2026, Sergio Castel menjadi pemain Spanyol ketiga yang hadir di skuad Persib saat mereka berburu gelar three-peat. Striker ini mungkin tidak mencatatkan statistik sefantastis Tyronne atau menjadi pilar sekuat Alberto. Dalam delapan penampilannya, Castel belum berhasil membukukan gol. Namun, keberadaannya tetap menjadi bagian dari narasi unik ini. Ia melengkapi 'trilogi Spanyol' yang secara kebetulan selalu ada di dalam tim juara Persib. Meskipun kontribusinya di lapangan terbatas, nama Sergio Castel akan selalu tercatat sebagai bagian dari skuad yang mencetak sejarah tiga gelar Liga 1 secara beruntun.
Jejak Spanyol yang Terukir dalam Sejarah Persib
Kepergian Alberto Rodriguez, Tyronne del Pino, dan Sergio Castel kini meninggalkan kenangan manis bagi Bobotoh. Meskipun ketiga pemain ini memiliki peran dan statistik yang berbeda-beda, satu hal yang pasti: mereka semua adalah bagian dari era paling sukses Persib Bandung. Sebuah kebetulan yang menarik, ataukah ada magis tertentu dari kehadiran pemain Spanyol? Yang jelas, nama-nama mereka akan selalu terukir dalam sejarah Maung Bandung sebagai bagian dari tiga gelar juara yang tak akan terlupakan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com