Kabarmaung.com - Persib Bandung berhasil menunjukkan mentalitas juara sejati dalam pertandingan perdana ASEAN Club Championship. Bertandang ke markas Port FC di Thammasat Stadium pada Kamis (8/10/2026) malam, Maung Bandung sempat tertekan dan tertinggal. Namun, dengan semangat juang yang luar biasa, Persib mampu melakukan remontada spektakuler, mencetak tiga gol dalam sembilan menit terakhir pertandingan, dan pulang dengan kemenangan gemilang 3-1.
Drama Tiga Gol Menit Akhir! Kebangkitan Maung Bandung
Laga melawan Port FC tidaklah mudah bagi Persib. Sejak awal, tim tuan rumah memberikan perlawanan sengit. Situasi semakin sulit bagi Maung Bandung ketika Port FC berhasil memecah kebuntuan melalui tendangan penalti Jude Bell di menit ke-66. Dengan waktu yang terus menipis, harapan kemenangan seolah memudar di benak para Bobotoh.
Namun, di sinilah mentalitas pantang menyerah Persib berbicara. Saat banyak yang mengira pertandingan akan berakhir dengan kekalahan, Maung Bandung justru menggila. Kebangkitan dimulai pada menit ke-87, ketika Mariano Peralta mencetak gol penyeimbang yang membangkitkan semangat tim. Gol ini seolah menjadi pemantik api yang membakar gairah para pemain Persib.
Dua menit waktu tambahan, tepatnya pada menit 90+2, giliran Berguinho yang membalikkan keadaan. Golnya membuat Persib unggul 2-1 dan para pemain serta staf pelatih bersorak penuh kegembiraan. Puncaknya, Luka Menalo menyempurnakan kemenangan dramatis ini dengan golnya di menit 90+6, mengunci skor akhir 3-1 untuk keunggulan Persib. Sebuah penampilan yang luar biasa dan tak terlupakan.
Igor Tolic Ungkap Kunci Adaptasi dan Kecerdasan Pemain
Pelatih Persib, Igor Tolic, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemainnya. Menurutnya, kemenangan ini bukan semata keberuntungan, melainkan buah dari kecerdasan dan kemampuan beradaptasi para penggawa Maung Bandung di lapangan. "Selamat untuk para pemain. Hal ini mungkin terjadi ketika Anda memiliki sekelompok pemain yang sangat cerdas di lapangan. Mereka bisa beradaptasi, mereka bisa mengubah sistem, mereka bisa mengubah jalannya pertandingan, dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa," puji Igor usai pertandingan.
Igor menjelaskan bahwa Persib memang sengaja menerapkan pendekatan yang berbeda di masing-masing babak. Pada babak pertama, tim lebih fokus pada pertahanan dan menjaga area berbahaya agar tidak kebobolan. Strategi ini terbukti efektif dalam meredam serangan Port FC. "Babak pertama adalah satu jenis permainan dan babak kedua, sampai terjadinya gol, kami mengubah beberapa hal, tetapi kami tampil baik di kedua fase, terutama dalam menjaga area kotak penalti," ujarnya.
Perubahan sistem di babak kedua menjadi kunci. Ketika pemain Port FC mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, ruang-ruang terbuka di pertahanan mereka. Persib pun memanfaatkan celah ini dengan melancarkan serangan balik cepat, yang berhasil dikonversi menjadi gol. "Mereka memiliki beberapa peluang di babak pertama, tetapi kami bertahan dengan baik dan kemudian ketika mereka mulai kelelahan, ruang terbuka dan kami memiliki pemain serangan balik yang luar biasa," tambah Igor.
Kualitas penyerang Persib, seperti Mariano Peralta, Berguinho, dan Luka Menalo, menjadi pembeda saat ruang di lini belakang lawan terbuka. "Kami hanya menempatkan mereka di posisi yang tepat dan ruang pun terbuka. Ketika Anda memiliki kualitas penyerang seperti ini, terkadang Anda tidak mencetak gol, tetapi sering kali Anda akan berhasil. Hari ini kami mencetak tiga gol dan saya pikir kami layak menang hari ini," tegas pelatih asal Kroasia itu.
Luka Menalo: Kemenangan Adaptasi Tim
Luka Menalo, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil adaptasi tim terhadap situasi pertandingan yang dinamis. "Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh penggemar kami, kepada semua pemain, dan orang-orang yang bekerja di klub. Oke, pertandingan yang sulit, kami tahu ini akan sulit, tetapi seperti yang dikatakan pelatih, kami bisa beradaptasi, kami bisa mengubah sistem," kata Menalo dengan bangga.
Menalo juga mengonfirmasi strategi yang diterapkan, di mana Persib sengaja memberikan penguasaan bola kepada Port FC di babak pertama sambil memperkuat pertahanan. "Babak pertama adalah satu tipe permainan, kami membiarkan mereka menguasai bola, membiarkan mereka unggul, kami bertahan, dan di babak kedua kami mengubah sistem, kami menekan mereka dan kami mencetak tiga gol dari serangan balik," jelasnya.
Bagi Menalo, kemenangan dramatis ini menjadi sangat berarti sebagai bekal positif bagi Persib dalam mengarungi kompetisi Asia Tenggara. Hasil ini menempatkan Maung Bandung di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin, tepat di bawah Johor Darul Ta'zim.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com