Kabarmaung.com - Gemuruh dukungan Bobotoh memang selalu memukau siapa saja yang merasakannya. Danijel Loncar, bek anyar Persib Bandung, adalah salah satunya. Meski baru menjalani debutnya bersama Maung Bandung dalam laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) melawan Manila Digger, Loncar sudah dibuat terpukau oleh fanatisme suporter setia Persib.
Pemain belakang asal Kroasia ini tampil perdana di lapangan hijau dengan seragam biru kebanggaan, menandai dimulainya petualangan barunya bersama Persib di musim 2026/2027. Namun, jauh sebelum pertandingan resmi, kesan mendalam sudah membekas di hati Loncar sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Kembang.
Terpukau Gairah Bobotoh yang Tak Terbendung
Dukungan masif dari Bobotoh menjadi alasan utama yang membuat Loncar semakin antusias bergabung dengan tim Pangeran Biru. Ia mengaku tak sabar untuk segera merasakan atmosfer pertandingan di stadion yang dipenuhi ribuan suporter militan. Bayangan sorak sorai dan nyanyian dukungan dari tribun sudah terbayang di benaknya, sebuah pengalaman yang dinantikannya untuk dirayakan bersama-sama.
"Saya sangat antusias berada di sini, terutama saat melihat begitu banyak pendukung dan betapa besar dukungan yang mereka berikan. Saya juga tidak sabar menunggu di pekan depan untuk melihat mereka di stadion, dan kita bisa merayakannya bersama-sama," ungkap Loncar usai sesi latihan, Rabu (2/9/2026), menunjukkan betapa besarnya harapan dan apresiasinya terhadap Bobotoh.
Persib Setara Eropa? Ini Kata Loncar!
Keputusan Loncar untuk berlabuh di Persib ternyata tidak memakan waktu lama. Sebelum datang ke Bandung, ia secara proaktif mencari informasi mengenai klub, berbicara dengan beberapa pihak yang sudah familiar dengan lingkungan Persib. Diskusi intensif tidak hanya dengan jajaran pelatih, tetapi juga dengan dua rekan setimnya yang juga merupakan pemain asing, Luka Menalo dan Balsa Sekulic, menjadi penentu.
Dari percakapan tersebut, Loncar mendapatkan gambaran jelas bahwa Persib memiliki standar profesionalisme yang sangat tinggi, bahkan ia menyamakannya dengan klub-klub di Eropa. "Saya berbicara dengan para pelatih, juga dengan Luka dan Balsa, mereka menceritakan segalanya kepada saya, bahwa semuanya berada di tingkat tinggi, seperti di Eropa. Dan bagi saya, ini adalah keputusan yang mudah untuk datang ke sini secepat mungkin," jelasnya, memperkuat citra Persib sebagai klub berkelas.
Bidik Empat Gelar Sekaligus di Musim Super Padat
Kedatangan Loncar ke Persib bertepatan dengan agenda klub yang sangat padat di musim 2026/2027. Maung Bandung akan berlaga di empat kompetisi sekaligus, yaitu:
- Super League (Liga 1): Kompetisi domestik utama.
- AFC Champions League Two (ACL 2): Ajang antarklub Asia yang prestisius.
- ASEAN Club Championship: Turnamen regional Asia Tenggara.
- League Cup: Piala domestik tambahan.
Situasi ini justru semakin menyulut semangat juang Loncar. Ia menegaskan bahwa Persib harus mematok target tinggi, sejalan dengan pencapaian impresif klub dalam beberapa musim terakhir. "Seperti musim lalu, seperti tiga musim terakhir, tentu saja. Dan melangkah sejauh mungkin di Champions League. Kami memiliki kualitas untuk tampil di keempat kompetisi tersebut," ujarnya optimis.
Meskipun memiliki ambisi besar untuk melangkah hingga fase akhir kompetisi, Loncar juga menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan yang ada. Menurutnya, terlalu jauh memikirkan target besar bisa menjadi bumerang. "Kami akan memberikan yang terbaik untuk bisa mencapai final jika memungkinkan. Namun saat ini kami hanya fokus pada pertandingan berikutnya. Untuk saat ini, ini adalah pertandingan paling penting di musim ini," tegasnya.
Setelah sukses melewati laga play-off ACL 2, Persib kini harus segera mengalihkan fokus kembali ke kompetisi domestik. Ujian pertama di Super League menanti, di mana Maung Bandung akan menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan pekan pertama pada Minggu (6/9/2026) mendatang. Loncar menyatakan tim akan segera memulai persiapan intensif.
Keyakinan Persib Bersaing di Panggung Asia
Lolos ke fase grup ACL 2 berarti Persib akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar. Maung Bandung tergabung dalam Grup E bersama klub-klub kuat lainnya:
- FC Seoul (Korea Selatan)
- Melbourne Victory (Australia)
- The Chong Viettel (Vietnam)
Meski lawan-lawan yang dihadapi berat, bek berusia 29 tahun itu tetap yakin dengan kualitas Persib untuk bisa bersaing di level tertinggi Asia. Ia percaya bahwa hasil akhir pertandingan di fase grup nanti akan sangat bergantung pada bagaimana Persib mampu menampilkan performa terbaiknya di lapangan.
"Kami bisa bersaing dengan mereka. Kami punya banyak kualitas dalam tim. Menurut saya, pertandingan ini akan tergantung pada diri kami sendiri. Jika kami tampil berkualitas dan bermain dengan baik, kami bisa mengalahkan siapa saja," kata Loncar penuh keyakinan, memberikan sinyal optimisme yang kuat bagi Bobotoh.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com