Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung

Kabarmaung.com - Awal musim kompetisi selalu penuh drama dan kejutan. Di tengah raihan satu poin dari dua laga pembuka, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, justru melontarkan klaim mengejutkan. Ia menilai performa Pasukan Ramang kini lebih baik dibandingkan musim lalu, meskipun mereka baru saja menelan kekalahan dari Persib Bandung dan bermain imbang.

PSM Makassar Belum Menang, Tapi Optimisme Pelatih Melambung

PSM Makassar mengawali kiprah di Super League dengan hasil yang kurang memuaskan. Mereka ditundukkan Persib Bandung dengan skor 1-3 di laga perdana, dan kemudian ditahan imbang 3-3 oleh Arema FC di kandang sendiri, Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Dengan torehan satu poin dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara, banyak pihak mungkin akan berasumsi bahwa PSM sedang dalam tren negatif.

Namun, Darije Kalezic memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, ada peningkatan signifikan dalam mentalitas dan cara bermain timnya. “Musim lalu, saya lihat PSM banyak kehilangan poin atau kecolongan gol di menit-menit terakhir. Berbeda dengan sekarang, kita malah bisa berjuang dan mencetak gol di menit-menit terakhir. Saya kira inilah yang berbeda,” ujar Darije dengan optimis.

Semangat 'Ewako' Kembali Membara Hingga Detik Akhir

Salah satu perubahan mendasar yang disorot Darije adalah kembalinya identitas permainan PSM, terutama semangat juang yang tak kenal menyerah hingga peluit panjang dibunyikan. Semangat 'Ewako' yang menjadi ciri khas tim kebanggaan Sulawesi Selatan ini disebutnya mulai terlihat kembali. Ini adalah fondasi penting yang bisa menjadi modal berharga bagi perjalanan panjang di kompetisi.

  • Mentalitas Pemenang: Tim menunjukkan daya juang untuk mencetak gol atau menyamakan kedudukan di penghujung laga, sebuah indikasi mental yang lebih kuat.
  • Identitas Taktis: Pemain mampu mengaplikasikan instruksi dan skema bermain yang dilatih, menunjukkan pemahaman taktik yang lebih baik.
  • Kontrol Permainan: Di beberapa momen, PSM mampu mengontrol jalannya pertandingan sesuai keinginan pelatih, terutama di babak pertama melawan Arema.

Peningkatan dalam aspek-aspek ini, menurut Darije, adalah bukti nyata dari progres yang dia terapkan. Meskipun hasil akhir belum selalu berpihak, proses adaptasi dan eksekusi di lapangan tengah menunjukkan arah positif.

Tantangan Berat di Lini Serang Setelah Dilibas Persib

Kendati demikian, Darije juga tidak menampik bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Tantangan terbesar PSM saat ini terletak pada efektivitas di lini serang. Kemampuan mengontrol permainan dan membangun serangan yang apik harus diakhiri dengan penyelesaian yang mematikan.

“Dalam proses implementasi cara bermain yang baru ini, kita masih kehilangan elemen kunci, yaitu mencetak gol dan memberikan final pass di sepertiga akhir lapangan lawan. Ini yang masih kurang,” tegasnya. Hal ini menjadi krusial, mengingat dari dua laga, PSM telah kebobolan enam gol dan baru mencetak empat gol, menunjukkan ada ketidakseimbangan antara lini belakang dan depan.

Untuk Bobotoh, tentu saja performa PSM yang belum stabil ini menjadi sorotan menarik, terutama setelah Persib berhasil mengalahkan mereka di laga pembuka. Kemenangan atas PSM di awal musim memberikan sinyal positif bagi Pangeran Biru bahwa tim sedang berada di jalur yang benar. Namun, kompetisi masih panjang dan segala kemungkinan bisa terjadi.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
  • Klaim Berani Pelatih PSM Usai Takluk dari Persib Bandung
Posting Komentar
Tutup Iklan