Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim

Kabarmaung.com - Musim 2026/2027 baru saja dimulai, namun alarm tanda bahaya sudah menyala di lini pertahanan PSM Makassar. Juku Eja, julukan kebanggaan tim asal Sulawesi ini, menghadapi awal musim yang sulit dengan performa belakang yang jauh dari kata solid. Dua pertandingan awal telah menjadi saksi bisu betapa rapuhnya benteng pertahanan mereka, dengan total enam gol bersarang di gawang tim Ramang.

Hasil Mengejutkan Kontra Arema FC

Pertandingan terbaru di kandang sendiri, Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (13/9/2027), berakhir dengan skor yang cukup mengejutkan, 3-3, saat menjamu Arema FC. Hasil ini mungkin terlihat seperti comeback heroik, mengingat PSM sempat tertinggal tiga gol tanpa balas. Gabriel Silva, Gustavo Franca, dan Careca menjadi mimpi buruk awal bagi pertahanan PSM.

Namun, semangat juang PSM tak padam. Penalti Stefan Jevtoski dan brace cemerlang dari Luka Cumic pada menit ke-66 dan 90+6 berhasil menyelamatkan muka Juku Eja dari kekalahan di kandang. Meskipun begitu, kebobolan tiga gol di kandang sendiri adalah indikasi serius akan masalah di lini belakang.

Pengakuan Pelatih Darije Kalezic Tentang Kerapuhan Pertahanan

Pelatih kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, tidak menampik dan mengakui secara terbuka bahwa lini pertahanan timnya memang sedang keropos. Ia menyoroti jumlah kebobolan yang "terlalu banyak" dalam dua laga perdana ini. Menurutnya, mayoritas gol yang bersarang di gawang PSM terjadi karena lemahnya antisipasi terhadap momen transisi atau serangan balik lawan.

"Saya setuju, memang terlalu banyak kemasukan gol dalam dua pertandingan. Gol-gol tersebut mayoritas berasal dari momen transisi," ujar Darije Kalezic seusai pertandingan melawan Arema FC.

Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina ini memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai akar masalah rapuhnya benteng pertahanan timnya. Ia mengklaim bahwa timnya saat ini masih dalam proses adaptasi dengan taktik dan gaya permainan baru yang sedang ia terapkan. Sebuah perubahan mendasar yang tentu saja memerlukan waktu dan proses transisi.

"Ada alasan objektif yang bisa saya berikan, yaitu kita masih bekerja memperbaiki cara bermain kita. Ini hal yang betul-betul baru kita bawa ke dalam tim," jelas Kalezic, meminta pengertian dari para suporter.

Kalezic juga mengklaim bahwa sebenarnya sudah ada perbaikan dalam gaya bermain jika dibandingkan dengan performa musim lalu. Namun, perubahan taktik secara mendasar ini jelas membutuhkan proses dan masa transisi yang tidak instan. "Kalian bisa melihat jelas perbedaan permainan yang sudah kita perbaiki dibandingkan musim lalu. Tentu kita membutuhkan waktu untuk memperbaiki semuanya," pungkasnya.

Dampak Buruk dan Ujian Awal Melawan Persib Bandung

Sebelum hasil imbang melawan Arema FC, lini belakang PSM sudah menunjukkan celah saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan pembuka Super League 2026/2027. Dalam laga tersebut, koordinasi pertahanan Juku Eja berulang kali ditembus hingga mereka harus menyerah dengan skor telak 1-3. Kekalahan dari Persib dan hasil imbang kontra Arema FC ini menjadi bukti nyata bahwa PR besar menanti Darije Kalezic di sektor belakang.

Dampak langsung dari buruknya kinerja lini belakang ini adalah perolehan poin yang minim. PSM Makassar baru mengantongi satu poin dari dua laga yang telah dijalani, menempatkan Juku Eja di peringkat ke-13 klasemen sementara. Posisi yang tentu saja tidak ideal bagi tim sekelas PSM yang selalu punya target tinggi.

Apa yang Perlu Dilakukan PSM?

  • Fokus pada Latihan Transisi Bertahan: Mengingat pernyataan Kalezic, latihan intensif untuk mengantisipasi serangan balik dan transisi lawan menjadi prioritas.
  • Komunikasi Lini Belakang: Memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pemain belakang serta gelandang bertahan sangat krusial.
  • Analisis Video Mendalam: Meninjau kembali rekaman pertandingan untuk mengidentifikasi pola kesalahan yang berulang.
  • Waktu dan Kesabaran: Memberikan waktu bagi pelatih untuk menerapkan filosofi barunya, meskipun tekanan dari suporter dan manajemen pasti akan tinggi.

PSM Makassar harus segera berbenah jika tidak ingin terperosok lebih dalam di papan klasemen. Tantangan akan semakin berat, dan kekompakan tim, khususnya di lini pertahanan, akan menjadi kunci untuk bangkit.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
  • Alarm Merah! Pertahanan PSM Kebobolan 6 Gol di Awal Musim
Posting Komentar
Tutup Iklan