Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang

Kabarmaung.com - Euforia juara liga tiga musim beruntun mungkin masih terasa, namun Persib Bandung tak berpuas diri. Maung Bandung kini tengah serius mempersiapkan diri menyongsong kompetisi musim 2026/2027 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Pulau Dewata, Bali. Memanfaatkan fasilitas modern Bali United Training Center di Gianyar, Pangeran Biru berambisi mengukir prestasi lebih tinggi lagi.

TC Intensif di Bali Mengukir Fondasi Tim Juara

Selama berada di Bali, skuad Persib Bandung tidak hanya fokus pada latihan fisik dan taktik. Agenda TC ini juga akan diwarnai dengan dua laga uji coba bergengsi yang krusial untuk menguji kekuatan tim. Pertama, Maung Bandung akan menjajal kekuatan tuan rumah, Bali United, dalam sebuah duel yang selalu sarat gengsi. Kedua, ujian internasional menanti saat Persib berhadapan dengan tim kuat asal Malaysia, Sabah FC. Dua laga ini diharapkan mampu memberikan gambaran awal kekuatan tim serta menemukan komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pemusatan latihan di fasilitas yang memadai seperti Bali United Training Center tentu sangat membantu pelatih dalam meramu strategi dan meningkatkan kebugaran pemain. Lingkungan baru juga diharapkan mampu menambah semangat dan fokus para punggawa Persib untuk menyerap semua instruksi pelatih.

Dilema Fasilitas Mandiri PR Besar Sang Juara

Di balik gemilangnya persiapan di Bali, ada satu isu krusial yang terus menjadi pekerjaan rumah bagi Manajemen Persib: kepemilikan fasilitas latihan mandiri yang komprehensif. Sebagai klub yang berhasil meraih gelar juara liga secara beruntun dalam tiga musim terakhir, Persib sempat menjadi sorotan karena belum memiliki training center dan sejumlah fasilitas pendukung secara mandiri.

Ini bukan sekadar masalah prestise, melainkan kebutuhan fundamental bagi klub profesional modern. Ketergantungan pada fasilitas pihak ketiga, meskipun berkualitas, tentu memiliki keterbatasan dalam fleksibilitas dan adaptasi jangka panjang. Manajemen klub mengakui bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan dalam semalam, melainkan sebuah proses panjang dan bertahap.

Visi Jangka Panjang Manajemen Mengukir Masa Depan

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan komitmen manajemen untuk terus membenahi Fasilitas Klub. Menurutnya, progres yang ada dalam beberapa tahun terakhir sudah menunjukkan perubahan signifikan, meskipun belum semua kebutuhan terpenuhi.

  • "Fasilitas bukan sesuatu yang semalam jadi, harus dipikirkan dengan matang. Kalau bobotoh ingat 2024 kita masih latihannya nomaden, 2025 sudah punya (lapangan) latihan yang dedicated, locker room yang bagus," ungkap Adhitia, memberikan perspektif tentang tahapan yang sudah dilalui.
  • Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas adalah proses berkelanjutan dan terintegrasi. "Ini bukan sesuatu yang sekali gebrak selesai, karena pasti akan menyentuh ke aspek yang lain."

Manajemen juga memastikan bahwa beberapa proyek terkait fasilitas klub sedang berjalan di balik layar. Namun, Adhitia memilih untuk tidak membeberkan detailnya kepada publik sebelum progresnya benar-benar nyata.

"Kita sedang melakukan beberapa hal, lihat aja nanti ada beberapa progres ada yang baru dan segala macam tapi kita nggak mau ramai. Terus banyak yang nanya kampung Persib juga masih progres ada administrasi yang kita beresin dan lainnya," jelasnya.

Adhitia menekankan bahwa pembangunan fasilitas ini adalah bagian dari arah jangka panjang klub. Keputusan tidak diambil terburu-buru demi memenuhi ekspektasi sesaat bobotoh.

"Tapi pelan-pelan manajemen mengarah ke sana. Ini bukan one night show yang isuk kudu aya, kudu beres, nggak," tegasnya.

Lebih dari Sekadar Stadion Ekosistem Komplet Adalah Kunci

Meski memiliki Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markas pertandingan, kebutuhan klub profesional jauh lebih luas dari itu. Klub membutuhkan ekosistem fasilitas yang menunjang aktivitas tim secara menyeluruh. Ini meliputi:

  • Lapangan latihan yang representatif dan berstandar tinggi.
  • Ruang ganti pemain yang modern dan fungsional.
  • Pusat kebugaran (gym) dengan peralatan terkini.
  • Fasilitas pemulihan (recovery) yang memadai.
  • Kantor administrasi dan fasilitas pendukung lainnya.

Pembangunan fasilitas Persib diposisikan sebagai proyek jangka panjang, bukan sekadar respons instan. "GBLA itu kan 30 tahun, kita punya banyak waktu untuk pelan-pelan membenahi supaya ini jadi long time project. Bukan yang bikin biar bobotoh happy terus besoknya gak keurus, gak terawat," pungkas Adhitia, menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan dan perawatan.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
  • Persib TC di Bali Ada PR Besar Fasilitas Klub Jangka Panjang
Posting Komentar
Tutup Iklan