Kabarmaung.com - Persib Bandung memulai langkahnya di ajang Dewata Challenge Series 2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bertarung sengit melawan Sabah FC, tim kebanggaan Bobotoh ini berhasil meraup kemenangan telak 3-0. Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (15/8/2026) malam, menjadi sinyal positif bagi kekuatan Maung Bandung di musim mendatang.
Tiga gol kemenangan Persib dicetak oleh para punggawa andalan. Mariano Peralta membuka keunggulan melalui tendangan penalti yang dingin, diikuti oleh gol dari Luka Menalo yang menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Pesta gol ditutup manis oleh Beckham Putra, memastikan Persib meraih poin penuh di laga perdana turnamen pramusim ini. Kemenangan dengan skor bersih tanpa balas tentu saja menjadi modal berharga dan meningkatkan kepercayaan diri tim.
Sorotan Pelatih Igor Tolic: Fisik Pemain Belum di Puncak
Meski tampil dominan dan meraih kemenangan telak, ada catatan penting dari penampilan Persib yang disorot oleh pelatih kepala, Igor Tolic. Pria asal Kroasia itu mengungkapkan bahwa kondisi fisik para pemainnya memang belum berada di level ideal. Hal ini tidak terlepas dari jadwal pemusatan latihan (TC) yang sangat intensif dan menguras tenaga yang baru saja digeber di Bali.
"Latihan beberapa hari terakhir sangat intens, banyak porsi sprint, jadi Anda bisa lihat kaki para pemain tidak segar," ujar Tolic dalam konferensi pers pasca pertandingan. Pernyataan ini memberikan gambaran bahwa para pemain Persib sedang dalam fase pembangunan fisik yang membutuhkan adaptasi. Energi mereka terkuras habis selama sesi latihan yang mengutamakan daya tahan dan kecepatan, sehingga wajar jika performa fisik di lapangan terasa sedikit 'berat' untuk berlari dalam tempo tinggi sepanjang 90 menit.
Efektivitas Taktik di Balik Keterbatasan Fisik
Namun, Tolic juga tak segan memberikan apresiasi tinggi terhadap efektivitas taktik yang diterapkan anak asuhnya. Meskipun fisik pemain belum prima, Persib mampu menunjukkan permainan yang cerdas dan terorganisir. Mereka sukses melancarkan beberapa serangan balik cepat yang mematikan, menjadi bukti keberhasilan strategi pelatih dalam memanfaatkan momentum di lapangan.
Selain itu, aspek pressing ketat saat lawan melakukan tendangan gawang juga berjalan sesuai harapan. "Kami tetap mampu menciptakan beberapa serangan balik yang bagus. Kami juga melakukan pressing saat lawan melakukan tendangan gawang, sesuatu yang sudah kami latih," ungkap Tolic. Ini menandakan bahwa filosofi permainan yang ingin dibangun Tolic mulai terlihat, di mana tim tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik semata, tetapi juga kecerdasan dalam membaca permainan dan menjalankan instruksi taktis.
Fokus Perbaikan dan Tantangan Berikutnya: Bali United Menanti!
Kemenangan atas Sabah FC ini menjadi pelajaran berharga. Tolic menegaskan bahwa ia akan terus memperbaiki kelemahan serta meningkatkan kelebihan yang sudah terlihat. Evaluasi mendalam akan dilakukan untuk memastikan Persib siap menghadapi tantangan berikutnya dengan kondisi yang lebih baik.
Kini, perhatian tim Maung Bandung sepenuhnya beralih pada pertandingan selanjutnya. Sesuai jadwal Dewata Challenge Series, Persib akan dihadapkan dengan ujian berat lainnya, yakni melawan tuan rumah Bali United. Duel sengit ini dijadwalkan akan digelar di lokasi yang sama, Stadion Kapten I Wayan Dipta, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pertandingan melawan Serdadu Tridatu tentu akan menjadi tolok ukur yang lebih serius bagi kesiapan Persib, mengingat Bali United juga merupakan tim kuat dengan segudang pengalaman.
"Sekarang kami bersiap untuk pertandingan berikutnya," kata Tolic, menunjukkan fokus dan determinasi tim untuk terus berkembang. Bobotoh tentu berharap Persib bisa terus menunjukkan performa terbaiknya dan mengukir prestasi gemilang di turnamen pramusim ini, sebagai bekal menghadapi kompetisi liga yang sebentar lagi bergulir.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com