Kabarmaung.com - Euforia juara Persib Bandung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menyisakan satu kepingan teka-teki yang mengganjal. Di tengah riuh rendah sorak-sorai Bobotoh dan kilatan lampu kamera yang mengabadikan momen kemenangan atas Bali United, Selasa (18/8/2026) malam, sosok Thom Haye justru menghilang dari radar.
'Maung Bandung' baru saja memastikan diri sebagai kampiun dalam ajang Trofeo Dewata Challenge Series 2026. Kemenangan tipis 3-2 atas tuan rumah, ditambah hasil positif melawan Sabah FC, mengukuhkan dominasi Persib dengan raihan enam poin sempurna. Namun, saat trofi diangkat tinggi-tinggi ke udara, sang gelandang andalan itu tak tampak dalam barisan perayaan.
Insiden Panas di Lapangan yang Memicu Emosi
Padahal, Thom Haye turun sejak menit awal sebagai starter. Pemain naturalisasi asal Belanda ini menjadi jenderal lapangan tengah selama 45 menit babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Balsa Sekulic saat turun minum. Namun, bukan hanya soal pergantian pemain yang menjadi sorotan, melainkan gestur emosional yang ia tunjukkan sepanjang laga, memicu pertanyaan di kalangan pengamat dan Bobotoh.
Tensi tinggi menyelimuti duel persahabatan rasa kompetisi tersebut. Puncaknya terjadi pada menit ke-38, saat Thom dengan spontan membuang bola keluar lapangan karena melihat rekan setimnya terkapar cedera. Ia berdiri diam, menanti bola dikembalikan sebagai bentuk fair play. Namun, pemain Bali United memilih terus melanjutkan permainan, sebuah keputusan yang seketika menyulut api amarah di wajah Thom Haye.
Keributan tak terelakkan. Aksi saling dorong terjadi di tengah lapangan, memaksa rekan-rekan setimnya turun tangan untuk melerai situasi panas tersebut. Meski wasit akhirnya meredam situasi dengan mengeluarkan dua kartu merah untuk masing-masing tim, suasana panas tampaknya tidak benar-benar mendingin bagi Thom Haye, dan mungkin berdampak pada keputusannya pasca laga.
Lenyapnya Thom Haye dari Perayaan dan Jejak Digital
Kejanggalan semakin menguat saat peluit panjang berbunyi. Ketika para penggawa Maung Bandung berkumpul di lingkaran tengah untuk merayakan keberhasilan mereka menaklukkan Bali United dan meraih gelar juara Dewata Challenge Series 2026, Thom Haye tetap tidak terlihat. Ia seolah 'lenyap' dari gegap gempita perayaan gelar juara yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan bagi seluruh tim dan pendukung.
Misteri ini kian memanas di jagat maya. Berdasarkan pantauan pada Kamis (20/8/2026), akun Instagram pribadi milik Thom Haye mendadak tidak dapat ditemukan. Hilangnya jejak digital sang pemain di tengah situasi yang penuh tanda tanya ini memicu berbagai spekulasi liar di kalangan suporter Persib, Bobotoh, yang menanti kabar dan penjelasan.
Berbagai pertanyaan muncul: Apakah Thom Haye merasa sangat kecewa dengan insiden di lapangan dan merasa tidak adil? Adakah masalah internal lain yang belum terungkap ke publik yang membuat pemain bintang ini memilih menjauh? Mengapa ia memilih untuk tidak bergabung dalam perayaan kemenangan yang seharusnya menjadi momen membanggakan setelah perjuangan keras tim?
Hingga artikel ini disusun, manajemen Persib Bandung maupun pihak Thom Haye belum memberikan penjelasan resmi soal apa yang sebenarnya terjadi. Ketiadaan klarifikasi ini hanya menambah daftar panjang spekulasi dan kegelisahan di hati Bobotoh yang setia. Publik menantikan pernyataan resmi untuk meredakan berbagai dugaan yang terus berkembang seiring dengan menghilangnya Thom Haye di tengah puncak kejayaan Persib.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com