Kabarmaung.com - Kabar duka menyelimuti salah satu pilar Timnas Indonesia dan mantan pemain Persib Bandung, Saddil Ramdani. Rumah orang tua Saddil, Bapak La Pantasi, yang berlokasi di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, telah hangus dilalap si jago merah. Musibah memilukan ini ditaksir menyebabkan kerugian material mencapai angka fantastis, Rp 150 juta.
Insiden nahas ini terjadi pada Jumat (14/8) sekitar pukul 16.20 Wita, di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Mubar. Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar adalah rumah semi permanen seluas 114,5 meter persegi, lengkap dengan atap seng dan lantai keramik yang kini tinggal puing.
Detik-detik Terjadinya Musibah dan Absennya Orang Tua Saddil
Yang membuat hati miris, saat api mulai mengamuk dan melahap rumah, kedua orang tua Saddil, La Pantasi beserta istrinya, sedang tidak berada di tempat. Mereka diketahui tengah berada di Desa Guali, Kecamatan Kusambi, untuk memberikan dukungan penuh kepada cucu tercinta yang sedang berkompetisi dalam lomba gerak jalan. Sebuah kegiatan keluarga yang seharusnya penuh sukacita, justru berujung pada kabar duka.
Menurut Ipda Jaman, kedua orang tua Saddil meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 Wita. Hanya berselang beberapa jam setelah kepergian mereka, tragedi tak terduga itu terjadi.
Kronologi bermula saat Samsuddi, seorang warga sekitar, yang tengah berada di bengkel, melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari arah timur. Dengan firasat tidak enak, ia bergegas menuju sumber asap dan mendapati api sudah membesar, melalap habis rumah semi permanen tersebut. Teriakan minta tolong segera dilontarkan, mengundang perhatian warga sekitar.
Perjuangan Warga dan Kerugian Material yang Besar
Warga yang berdatangan dengan sigap mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, keganasan api yang begitu cepat menjalar membuat upaya mereka terkendala. Amukan api yang membesar dalam sekejap mata membuat warga tak berdaya untuk masuk ke dalam rumah demi menyelamatkan harta benda. Mereka hanya berhasil menyelamatkan beberapa aset penting di luar jangkauan api yang ganas.
- Beberapa unit sepeda motor milik korban
- Satu unit mobil yang terparkir di sekitar lokasi
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini – sebuah kabar melegakan di tengah duka – kerugian materiil yang ditanggung keluarga sangatlah besar. Hampir seluruh isi rumah ludes tak bersisa, berubah menjadi abu dan puing. Bayangkan, dari furnitur seperti lemari kayu yang menyimpan kenangan, tempat tidur yang menjadi saksi istirahat, hingga alat elektronik modern seperti kulkas, televisi, dan ponsel pintar, semuanya hangus terbakar tanpa ampun.
Tidak hanya itu, barang-barang berharga lainnya juga tak luput dari amukan si jago merah. Uang tunai sebesar Rp 2 juta, seluruh persediaan sembako untuk kebutuhan sehari-hari, perabot dapur yang sering digunakan, serta dokumen-dokumen penting seperti ijazah SD, SMP, SMA, dan sertifikat tanah, turut menjadi korban. Dokumen-dokumen ini, yang menyimpan sejarah pendidikan dan kepemilikan, kini harus diurus ulang dengan segala kerepotannya.
Tindakan Damkar dan Penyelidikan Lanjutan
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Muna Barat, La Utu, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 16.16 Wita. Tim Damkar segera meluncur ke lokasi kejadian. Namun, saat mereka tiba, api sudah terlanjur melahap seluruh bangunan rumah. Anggota Damkar kemudian berfokus pada upaya pemadaman sisa-sisa api yang masih membakar puing-puing bangunan, memastikan tidak ada api yang kembali menyala.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran yang menghancurkan ini. Meskipun demikian, La Utu kembali menegaskan bahwa tidak ada nyawa yang melayang dalam musibah tragis ini, sebuah kabar yang sedikit memberikan ketenangan di tengah pilu.
Kami dari Kabarmaung.com turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga Saddil Ramdani. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan berat ini.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com