Kabarmaung.com - Kabar duka sekaligus inspiratif datang dari salah satu bintang lapangan hijau kebanggaan Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Saddil Ramdani. Di tengah kesibukannya membela klub dan negara, Saddil menyempatkan diri untuk pulang kampung dan mengunjungi rumah orang tuanya di Muna Barat, Sulawesi Tenggara, yang baru saja dilalap si jago merah. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah bentuk dukungan moril yang mendalam bagi sang ayah yang sedang menghadapi cobaan berat.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (21/8/2026), Saddil Ramdani membagikan momen haru bersama sang ayah. Foto yang diunggah menunjukkan kondisi rumah yang ludes terbakar, namun di sampingnya, Saddil berdiri tegak bersama ayahnya, La Pantasi. Pesan yang disampaikan Saddil sungguh menyentuh hati, "Tetaplah kuat, Ayah. Kita akan melewati semua ini bersama-sama." Kalimat singkat namun penuh makna ini menunjukkan ketegaran seorang anak yang siap menopang keluarganya di kala sulit.
Lebih dari sekadar dukungan pribadi, Saddil juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, doa, dan dukungan kepada keluarganya. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian, mendoakan kami, dan mendukung keluarga kami. Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Sekarang, mari kita tetap kuat dan terus melangkah maju," ujarnya. Ungkapan ini menunjukkan betapa besar arti solidaritas dan empati dari lingkungan sekitar dalam menghadapi musibah.
Kronologi Musibah Kebakaran yang Melanda
Musibah kebakaran yang menimpa rumah orang tua Saddil Ramdani terjadi pada Jumat (14/8) sekitar pukul 16.20 Wita di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Muna Barat. Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, mengungkapkan bahwa kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp 150 juta. Sebuah jumlah yang tidak sedikit, mengingat bangunan tersebut adalah rumah semi permanen beratap seng dengan luas sekitar 114,5 meter persegi.
Saat api mulai berkobar, Ayah Saddil, La Pantasi, bersama istrinya sedang tidak berada di rumah. Mereka diketahui sedang berada di kampung sebelah, Desa Guali, untuk menyaksikan cucunya mengikuti lomba gerak jalan. Situasi ini tentu menambah kesedihan karena mereka tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan harta benda saat api melalap habis tempat tinggal mereka.
Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Samsuddin, yang saat itu sedang berada di sebuah bengkel. Samsuddin melihat kepulan asap hitam tebal yang membubung dari arah timur dan segera bergegas menuju sumber asap. Sayangnya, saat ia tiba di lokasi, api sudah membesar dan melahap sebagian besar rumah. Warga sekitar hanya bisa berteriak meminta pertolongan, dan dalam kondisi darurat tersebut, mereka berhasil menyelamatkan satu unit sepeda motor milik korban serta satu unit mobil yang terparkir di dekat lokasi kejadian. Upaya heroik ini setidaknya menyelamatkan beberapa aset berharga dari kehancuran total.
Daftar Harta Benda yang Ludes Terbakar
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini, seluruh harta benda di dalam rumah tidak dapat diselamatkan. Kerugian material yang dialami keluarga Saddil Ramdani sungguh memprihatinkan. Berikut adalah daftar barang-barang yang ludes terbakar:
- Tiga lemari kayu dan dua lemari plastik
- Satu lemari kaca
- Tiga tempat tidur kayu dan dua springbed
- Kulkas, televisi, dan kipas angin
- Dua unit telepon genggam
- Uang tunai sebesar Rp 2 juta
- Seluruh sembako dan perabot dapur
- Dokumen-dokumen penting seperti ijazah SD, SMP, SMA, serta sertifikat tanah
Kehilangan dokumen-dokumen penting seperti ijazah dan sertifikat tanah tentu akan membawa dampak jangka panjang dan memerlukan proses yang tidak mudah untuk pengurusannya kembali. Ini menambah beban berat bagi keluarga yang sedang berduka.
Semangat dan Dukungan untuk Keluarga Saddil
Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya solidaritas dan dukungan antar sesama. Sikap tegar Saddil Ramdani, meskipun sedang dalam karier puncak, untuk tetap menguatkan keluarganya adalah teladan. Peran dukungan dari kolega, Bobotoh, dan masyarakat umum sangat berarti. Semoga keluarga Saddil dapat melewati masa sulit ini dengan tabah dan kekuatan yang luar biasa. Doa terbaik untuk pemulihan dan pembangunan kembali asa mereka di Muna Barat.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com