Kabarmaung.com - Persib Bandung sukses mengukir sejarah baru! Maung Bandung resmi mengamankan tiket ke fase grup Liga Champions Asia 2 (ACL 2) musim 2026/2027 setelah menaklukkan perlawanan sengit Manila Digger. Sebuah gol tunggal heroik dari Mariano Peralta di penghujung laga menjadi penentu kemenangan dramatis 1-0 di hadapan ribuan kursi kosong.
Pertandingan play-off ACL 2 yang krusial ini dilangsungkan di Stadion Si Jalak Harupat pada Senin malam, 31 Agustus 2026. Meski harus bermain tanpa dukungan langsung dari Bobotoh yang setia akibat hukuman, semangat juang Pangeran Biru tidak pernah padam. Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Persib menunjukkan dominasi penuh. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan tim tamu, namun penyelesaian akhir yang kurang prima menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama
Di awal pertandingan, Persib langsung tancap gas. Peluang emas pertama datang dari sundulan Gabriel Mutombo yang menyambut umpan silang akurat dari Ragnar Oratmangoen, sayangnya bola masih melambung di atas mistar gawang. Tak lama berselang, Patricio Matricardi juga memiliki kesempatan serupa, namun sundulannya melenceng tipis dari sasaran. Gelandang jangkauan luas, Marc Klok, juga tidak ketinggalan mencoba peruntungannya dengan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih belum menemui sasaran yang tepat.
Manila Digger, meski tertekan, sesekali mencoba merespons. Pada menit ke-25, Baboucarr Touray berhasil melepaskan tembakan berbahaya yang untungnya masih mampu dihalau dengan sigap oleh penjaga gawang andalan Persib, Teja Paku Alam. Dua upaya dari Luka Menalo juga belum membuahkan hasil. Sepakan pertamanya berhasil ditepis kiper Manila, sementara percobaan kedua terhalang oleh barisan pertahanan lawan yang rapat.
Pemain lincah, Mariano Peralta, sempat menunjukkan aksi individu brilian dengan melakukan solo run melewati beberapa pemain bertahan Manila. Sayangnya, tembakan akhirnya masih bisa dihentikan oleh kiper lawan. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata, 0-0, meskipun Persib jelas unggul dalam hal penguasaan bola dan menciptakan peluang.
Peralta Pecah Kebuntuan di Menit Krusial
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persib tidak mengendur. Menalo kembali mencoba peruntungannya di menit ke-53, namun tembakannya masih melebar dari gawang. Waktu terus berjalan dan para pemain Persib semakin gencar melancarkan serangan dari berbagai sisi. Frustrasi mulai terasa, namun semangat pantang menyerah tetap membara di dada setiap pemain Maung Bandung.
Akhirnya, tekanan tanpa henti Persib membuahkan hasil di menit ke-89, tepat sebelum peluit panjang dibunyikan! Mariano Peralta menjadi pahlawan yang dinanti. Berawal dari umpan matang Berguinho, Peralta yang lolos dari kawalan di sisi kiri kotak penalti, melepaskan sepakan keras mendatar yang tak mampu dijangkau kiper Manila Digger. Gol! Stadion Si Jalak Harupat bergemuruh, meski tanpa sorakan Bobotoh, seakan alam ikut merayakan gol krusial ini.
Gol tunggal Peralta ini menjadi penentu kemenangan Persib dan secara otomatis meloloskan mereka ke fase grup ACL 2. Ini adalah pencapaian signifikan bagi Persib Bandung dan juga sepak bola Indonesia. Di fase grup, Maung Bandung akan tergabung di Grup E yang penuh tantangan, bersaing dengan tim-tim kuat dari Asia lainnya:
- FC Seoul (Korea Selatan)
- Melbourne Victory (Australia)
- The Cong-Vittel (Vietnam)
Tentu saja, menghadapi tim-tim sekaliber ini akan menjadi ujian berat namun juga pengalaman berharga bagi Persib. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang sama, Persib diharapkan mampu berbicara banyak di kancah Asia.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com