Kabarmaung.com - Gelaran Dewata Challenge 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, baru saja usai dan menyisakan banyak cerita. Salah satu yang menjadi sorotan adalah performa Bali United yang kurang maksimal, terutama saat berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Persib Bandung. Namun, di balik dua kekalahan yang dialami Serdadu Tridatu, ada optimisme yang diungkapkan oleh salah satu pemain anyar mereka, bek kiri naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Perjuangan Berat Bali United di Kandang Sendiri
Turnamen Dewata Challenge yang diselenggarakan di markas sendiri seharusnya menjadi ajang unjuk gigi bagi Bali United. Namun, kenyataannya justru berbanding terbalik. Pada laga pembuka, Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan Sabah FC dengan skor tipis 1-2. Tak berhenti di situ, ujian lebih berat datang ketika mereka bersua dengan salah satu raksasa Liga Indonesia, Persib Bandung. Dalam duel sengit tersebut, Bali United kembali takluk dengan skor 2-3 dari Maung Bandung.
Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim asuhan Johnny Jansen jelang bergulirnya musim baru. Meskipun demikian, penampilan Persib Bandung yang solid dan determinan di Dewata Challenge patut diacungi jempol, menegaskan status mereka sebagai salah satu tim kandidat juara di setiap kompetisi.
Pengakuan Jujur Tim Geypens: Bangga dan Terpukau
Meski harus menelan pil pahit kekalahan di kedua laga, Tim Geypens tetap menunjukkan sportivitas dan profesionalisme. Pemain berusia 21 tahun ini tidak segan memuji perjuangan rekan-rekan setimnya, sekaligus memberikan pandangannya mengenai proses adaptasi dan perkembangan tim.
“Hasil memang bisa dilihat kami kalah, tetapi saya bangga dengan perjuangan teman-teman di lapangan yang luar biasa. Kami butuh kemenangan dengan menciptakan beberapa peluang, hanya memang hasil belum mendukung. Saya bangga dengan tim Bali United sejauh dua laga terakhir ini,” ungkap Geypens, Jumat (21/8/2026).
Secara implisit, pujian terhadap “perjuangan luar biasa” ini juga menunjukkan pengakuan terhadap kualitas lawan yang mereka hadapi, termasuk Persib Bandung yang berhasil mengamankan kemenangan. Geypens mengakui bahwa menghadapi tim sekelas Persib memberikan pengalaman berharga bagi dirinya dan tim untuk melihat sejauh mana level permainan mereka.
Proses Adaptasi dan Target Positif Bali United
Sebagai pemain baru yang baru bergabung dengan Bali United dan juga timnas Indonesia, Geypens memiliki tugas ganda: beradaptasi dengan tim baru sekaligus berkontribusi maksimal. Ia melihat bahwa tim asuhan Johnny Jansen sedang dalam jalur yang benar untuk terus berproses dan mencapai target positif di masa depan.
“Kami terus berusaha maksimal di latihan maupun pertandingan. Bisa dilihat dalam dua pertandingan terakhir bagaimana kami bermain. Kami semakin berkembang dan saya pikir setiap pertandingan selalu semakin membaik di lapangan,” terang Geypens penuh keyakinan. Pernyataan ini menunjukkan optimisme tinggi dari Geypens, bahwa meskipun hasil di turnamen pramusim belum memuaskan, progres tim secara keseluruhan patut diperhitungkan.
Pembuktian sesungguhnya bagi Bali United akan segera tiba. Setelah Dewata Challenge Series, Tim Geypens dkk akan kembali menjalani program latihan intensif guna menyongsong partai pembukaan Super League 2026/2027. Pada laga perdana tersebut, Bali United akan langsung diuji dengan menjamu PSS Sleman pada 4 September 2026. Pertandingan ini akan menjadi barometer awal sejauh mana persiapan dan perkembangan Serdadu Tridatu yang digagas Geypens.
Bagi Persib Bandung sendiri, kemenangan di Dewata Challenge menjadi sinyal positif kesiapan mereka menghadapi ketatnya kompetisi Super League mendatang. Performa apik Maung Bandung patut terus dipantau oleh Bobotoh setia.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com