Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang

Kabarmaung.com - Kabar gembira datang untuk seluruh pencinta sepak bola di Indonesia, khususnya Bobotoh! Setelah empat musim lamanya, operator kompetisi I.League secara resmi mencabut aturan larangan Suporter tandang. Ini berarti, mulai musim depan, para penggemar dapat kembali memenuhi stadion lawan untuk mendukung tim kesayangannya. Sebuah angin segar yang tentu saja akan mengembalikan gairah dan atmosfer khas sepak bola tanah air.

Akhirnya! Larangan Suporter Tandang Dicabut Setelah 4 Musim

Aturan yang melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion telah menjadi bagian pahit dari lanskap sepak bola Indonesia sejak tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Liga 1 2022/23. Selama empat musim terakhir, larangan ini diterapkan dengan alasan menjaga keamanan dan mencegah terulangnya insiden serupa. PSSI pada awalnya beralasan bahwa kebijakan ini merupakan rekomendasi dari FIFA, yang ingin memastikan kompetisi berjalan aman dan sesuai standar internasional.

Namun, dalam perjalanannya, aturan ini seringkali memicu protes dari para suporter. Banyak kelompok suporter yang tetap nekat datang ke kandang lawan, menunjukkan betapa kuatnya ikatan mereka dengan tim dan betapa besarnya kerinduan mereka akan 'away day'. Situasi ini seringkali menimbulkan dilema bagi pihak keamanan dan penyelenggara pertandingan, yang harus berhadapan dengan massa suporter yang bersemangat namun terlarang.

Restu FIFA dan Sistem Tiket Baru I.League

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengonfirmasi pencabutan larangan ini pada Selasa (11/8/2026). Ia menjelaskan bahwa keputusan ini tidak diambil sembarangan, melainkan setelah melalui proses panjang dan diskusi dengan FIFA.

"Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub," ujar Ferry Paulus. Ia menambahkan, "Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan."

Untuk menunjang kebijakan baru ini, I.League juga telah menerapkan sistem baru dalam pembelian tiket yang diklaim sudah diverifikasi oleh pihak kepolisian. Sistem ini sudah diperkenalkan kepada klub-klub dan telah diuji coba, menunjukkan komitmen operator kompetisi dalam memastikan keamanan dan ketertiban. Ferry Paulus optimis sistem ini akan berjalan sangat baik, didukung oleh perbaikan infrastruktur yang telah dilakukan. Diharapkan, kehadiran suporter tandang akan kembali membawa warna dan semangat baru di setiap pertandingan.

Waspada! Laga Rivalitas Tinggi Tetap Berpotensi Tanpa Suporter Away

Meski larangan suporter tandang telah dicabut secara umum, ada satu poin penting yang harus digarisbawahi, khususnya bagi Bobotoh dan suporter klub besar lainnya. Ferry Paulus secara tegas menyatakan bahwa I.League memiliki diskresi untuk melarang kehadiran suporter tandang pada pertandingan-pertandingan yang memiliki tingkat rivalitas sangat tinggi atau berdasarkan informasi intelijen kepolisian.

"Khusus untuk klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi atau terdapat indikasi berdasarkan informasi intelijen, pertandingan tertentu dapat melarang kehadiran suporter away," tutur Ferry Paulus. Ia memberikan contoh seperti pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, atau laga klasik antara Persija melawan Persib.

Ini berarti, para Bobotoh perlu tetap waspada. Walaupun aturan umum sudah dicabut, peluang untuk menyaksikan Persib berlaga di kandang Persija, misalnya, masih bisa tanpa kehadiran suporter tamu jika pihak kepolisian menilai ada potensi kerawanan. Kebijakan ini menekankan pentingnya peran intelijen dan koordinasi dengan kepolisian untuk menjaga stabilitas dan keamanan selama pertandingan.

Antusiasme Baru di Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Pencabutan larangan suporter tandang ini adalah langkah maju yang signifikan bagi sepak bola Indonesia. Ini bukan hanya tentang mengizinkan suporter datang, tetapi juga tentang mengembalikan esensi dan budaya suporter yang telah lama hilang. Kehadiran suporter tandang terbukti mampu menambah intensitas pertandingan, menciptakan atmosfer yang lebih hidup, dan meningkatkan pendapatan klub dari sektor tiket.

Tentunya, hal ini juga menjadi tantangan bagi para suporter untuk menunjukkan kedewasaan dan tanggung jawab. Mematuhi aturan, menjaga ketertiban, dan menjunjung tinggi sportivitas akan menjadi kunci agar kebijakan ini dapat terus berjalan dengan baik tanpa kembali memicu masalah. Dengan semangat baru ini, mari kita sambut era kebangkitan kembali 'away day' di kancah I.League dengan penuh harapan dan optimisme.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
  • AWAY DAY KEMBALI! I.League Cabut Larangan Suporter Tandang
Posting Komentar
Tutup Iklan