Kabarmaung.com - Hembusan angin segar menyelimuti kubu Pangeran Biru! Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyongsong kompetisi musim 2026/2027. Setelah menunjuk nahkoda baru, Igor Tolic, Maung Bandung kini meresmikan kehadiran dua amunisi baru di jajaran staf kepelatihan. Mereka adalah Zlatko Runje sebagai asisten Pelatih dan Karlo Reinholz yang dipercaya mengawal kebugaran fisik pemain.
Duo Kroasia Pengawal Misi Persib
Kedatangan dua pelatih asal Kroasia ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian integral dari strategi penyempurnaan struktur tim kepelatihan Persib. Manajemen Persib Bandung berharap, pengalaman panjang keduanya di berbagai kancah kompetisi Eropa dan internasional mampu menjadi katalisator. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas pembinaan pemain, mengasah taktik, serta menjaga daya saing Pangeran Biru di level domestik yang ketat maupun tantangan di kancah Asia.
Mengenal Lebih Dekat Zlatko Runje: Otak Taktik Baru Maung Bandung
Zlatko Runje, asisten pelatih baru, diikat kontrak selama satu musim. Pria kelahiran Sinj, Kroasia, pada 9 Desember 1979 ini datang dengan membawa segudang pengalaman sebagai pelatih kiper dan asisten pelatih di sejumlah klub top Eropa. Kiprahnya tak diragukan lagi, mencerminkan dedikasi dan keahlian di dunia sepak bola profesional.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Runje adalah rekomendasi langsung dari pelatih kepala Igor Tolic. Tentu saja, rekomendasi ini didasarkan pada pemahaman mendalam Tolic akan kebutuhan teknis tim. "Kehadiran Zlatko Runje merupakan rekomendasi dari pelatih kepala, Igor Tolic, yang tentunya memahami kebutuhan tim secara teknis," ujar Adhitia.
Meski demikian, manajemen tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak yang dimiliki Runje. Hasilnya positif. Dengan lisensi UEFA A Coaching Licence dan UEFA A Goalkeeping Coaching Licence, Runje memiliki kualifikasi mumpuni. Sebelum menjadi pelatih, ia adalah mantan penjaga gawang profesional yang mengakhiri karier bersama NK Hrvace pada 2015.
Perjalanan kepelatihannya dimulai sebagai pelatih kiper Akademi Hajduk Split untuk kelompok usia U-17 dan U-19, lalu berlanjut ke Hajduk Split II, hingga dipercaya menangani tim utama pada 2020. Pengalaman internasionalnya juga kaya, mulai dari pelatih kiper Wadi Degla SC (Mesir, 2022), FC Sheriff Tiraspol (Moldova, 2024), hingga terakhir asisten pelatih FC Ballkani (musim 2025/2026). Pengalaman lintas negara ini diharapkan mampu membawa perspektif dan strategi baru bagi Persib.
Karlo Reinholz: Arsitek Kebugaran Pangeran Biru
Selain Runje, Persib juga resmi memperkenalkan Karlo Reinholz sebagai pelatih fisik baru. Lahir pada 1 Juni 1990, Reinholz akan mengisi posisi yang sebelumnya dipegang oleh Miro Petric selama tiga musim terakhir. Tugasnya sangat vital: menjaga dan meningkatkan kondisi fisik para pemain agar tetap prima sepanjang musim yang panjang dan penuh tantangan.
Reinholz datang dengan rekam jejak yang tak kalah mentereng. Ia pernah menjabat sebagai pelatih fisik di beberapa klub Eropa, termasuk Ludogorets Razgrad di Bulgaria. Sebelumnya, ia juga telah mengukir prestasi di NK Osijek dan Dinamo Zagreb, dua klub raksasa Kroasia yang dikenal dengan standar kebugaran pemainnya yang tinggi.
Sama seperti Runje, perekrutan Reinholz juga berasal dari rekomendasi pelatih kepala Igor Tolic. "Kehadiran Karlo merupakan bagian dari rekomendasi Coach Igor Tolic. Setelah melalui proses evaluasi terhadap rekam jejak, pengalaman, serta kompetensi yang dimilikinya, kami meyakini ia memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengemban tanggung jawab sebagai pelatih fisik Persib," terang Adhitia.
Manajemen Persib meyakini bahwa kehadiran Reinholz akan membawa pendekatan baru dalam menjaga kebugaran pemain, sekaligus memastikan performa tim tetap stabil dan konsisten. Setiap individu baru membawa perspektif, pengalaman, dan energi segar. Diharapkan Karlo dapat beradaptasi dengan cepat, membangun kolaborasi yang solid dengan seluruh staf kepelatihan dan pemain, serta segera mengimplementasikan program-program terbaiknya.
Bergabung dengan Persib bukan hanya soal pekerjaan, melainkan menjadi bagian dari klub dengan sejarah besar dan ekspektasi tinggi dari jutaan Bobotoh. Oleh karena itu, setiap anggota tim dituntut untuk memberikan kontribusi maksimal demi mewujudkan ambisi juara di setiap kompetisi.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com