Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis

Kabarmaung.com - Inovasi dalam tata kelola keuangan daerah terus digaungkan, terutama di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Salah satu contoh cemerlang datang dari pengelolaan aset pemerintah daerah yang berhasil diubah dari beban menjadi sumber pendapatan. Siapa sangka, peran klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, menjadi kunci di balik keberhasilan ini?

Strategi Pembiayaan Kreatif: Jurus Jitu Pemda Tak Lagi Bergantung APBD

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, belum lama ini menekankan pentingnya 'adaptive leadership' bagi kepala daerah. Di tengah gejolak ekonomi global dan tuntutan efisiensi anggaran, terutama menjelang tahun 2026, pemerintah daerah dituntut untuk lebih inovatif. Kuncinya? Memaksimalkan skema pembiayaan kreatif atau 'creative financing'. Ini adalah cara agar pembangunan daerah tetap berjalan tanpa sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang seringkali terbatas.

Wiyagus menjelaskan, salah satu langkah konkret adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset pemerintah daerah yang selama ini belum produktif. Bayangkan, lahan tidur atau fasilitas-fasilitas milik Pemda yang justru membebani anggaran, bisa diubah menjadi sumber pemasukan. Caranya adalah dengan menjalin kerja sama strategis bersama pihak ketiga. Dengan demikian, aset-aset tersebut tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga secara signifikan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

GBLA dan Persib: Kisah Sukses Pengelolaan Aset yang Menginspirasi

Dalam konteks implementasi creative financing, ada satu kisah sukses yang patut menjadi sorotan, terutama bagi para Bobotoh. Wamendagri secara khusus menyoroti pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung. Stadion megah ini, yang dulunya sering menjadi perdebatan karena biaya perawatan dan pengelolaannya, kini tidak lagi menjadi beban bagi Pemerintah Daerah.

Bagaimana bisa? Ternyata, kuncinya ada pada kolaborasi cerdas dengan klub sepakbola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung. Melalui skema kerja sama ini, perawatan dan operasional GBLA ditangani bersama dengan Persib. Hasilnya, GBLA tidak hanya terawat dengan baik, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata, bukan lagi sekadar pos pengeluaran. Ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan entitas swasta, dalam hal ini klub profesional seperti Persib, bisa menciptakan solusi win-win yang inovatif.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa aset publik, jika dikelola dengan pendekatan yang tepat dan kemitraan yang kuat, dapat berbalik menjadi motor penggerak Ekonomi Daerah. Persib tidak hanya menyumbang prestasi di lapangan hijau, tetapi juga menjadi contoh bagaimana sebuah entitas olahraga dapat berkontribusi pada kemandirian fiskal daerah.

Peluang Inovasi di Berbagai Daerah: Belajar dari Bandung dan Persib

Wiyagus menilai bahwa pendekatan serupa dapat direplikasi di banyak daerah lain. Ia menyoroti Kota Jambi, misalnya, yang memiliki modal kuat untuk mengembangkan strategi ini, terutama karena kombinasi kepemimpinan daerah dengan latar belakang birokrasi dan dunia usaha. Sinergi semacam ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pembiayaan yang jauh di luar mekanisme konvensional.

"Jika kita bicara creative financing, kondisi ini sudah ideal. Bagaimana lahan tidur atau aset-aset Pemda bisa benar-benar diberdayakan dan menghasilkan profit untuk menambah PAD," tegas Wiyagus.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi, dan tentunya juga daerah lain, untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta serta berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini krusial untuk mendorong terwujudnya kemandirian fiskal dan mempercepat laju pembangunan daerah. Harapannya, pemberdayaan pihak ketiga juga turut bertanggung jawab membangun daerah menjadi lebih maju, tidak lagi berpikir konvensional, dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah pusat.

Kisah GBLA dan Persib adalah pelajaran berharga. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang bagaimana inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan adaptif dapat mengubah tantangan menjadi peluang, demi masa depan keuangan daerah yang lebih mandiri dan sejahtera.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
  • GBLA Untung Berkat Persib: Bukti Inovasi Pemda Berbuah Manis
Posting Komentar
Tutup Iklan