Kabarmaung.com - Euforia menyambut kompetisi musim 2026/2027 kian memuncak di kalangan Bobotoh, terutama setelah Persib Bandung secara resmi memperkenalkan dua amunisi anyar mereka. Bukan sekadar pengumuman biasa, Maung Bandung memilih cara yang sarat Kreativitas dan menyentuh hati di Grey Art Gallery, Sabtu (4/7/2026) sore, untuk menyambut Ragnar Oratmangoen dan gelandang asal Jepang, Gakuto Notsuda.
Momen Tak Terlupakan Bersama Bobotoh Cilik
Pengumuman dua pemain bintang ini diawali dengan sebuah kegiatan yang sangat unik dan menghangatkan suasana: acara melukis bersama ayah. Puluhan anak-anak, ditemani orang tua mereka, larut dalam keasyikan berekspresi melalui kuas dan warna. Suasana galeri seni yang biasanya identik dengan ketenangan, kala itu dipenuhi tawa ceria dan antusiasme para peserta.
Setelah sesi melukis selesai, momen yang ditunggu-tunggu tiba. Anak-anak yang sebelumnya asyik dengan kanvas masing-masing, kini berbaris rapi di hadapan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. Dengan penuh semangat dan polos, mereka secara bergantian menunjukkan hasil karya lain mereka: gambar bertuliskan 'NOSUDA' dan 'ORATMANGOEN'. Inilah cara Persib mengumumkan secara tidak langsung bahwa Gakuto Notsuda dan Ragnar Oratmangoen adalah bagian dari keluarga besar Maung Bandung. Sebuah pemandangan yang tak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan kedekatan klub dengan generasi penerus Bobotoh.
Kisah di Balik Sketsa Wajah Bintang Baru
Tak hanya anak-anak, seorang seniman pensil ternama, Toni Masdiono, turut ambil bagian dalam kemeriahan ini. Di tangannya, sehelai kertas putih berubah menjadi potret realistis wajah Ragnar Oratmangoen yang memesona. Lukisan ini pun menjadi sorotan, ditampilkan kepada publik bersamaan dengan pengumuman resmi pemain berusia 28 tahun tersebut oleh Umuh Muchtar.
detikJabar berkesempatan berbincang langsung dengan Toni Masdiono. Ia mengungkapkan bahwa proses pengerjaan lukisan wajah Ragnar dilakukan dalam durasi yang relatif singkat, berbarengan dengan aktivitas melukis anak-anak. Menariknya, Toni mengaku tidak menemukan kesulitan berarti saat mengabadikan wajah Ragnar ke atas kertas.
“Saya sudah sering (melukis), tapi memang kebetulan yang saya suka tadi sebelum makan saya sempat lihat fotonya, wah, ternyata enggak sulit. Karena pemain ini fotogenik banget, difoto bagus aja. Sehingga buat saya lebih enak,” ungkap Toni dengan senyum. Menurutnya, karakter wajah Ragnar yang kuat dan ekspresif memudahkan dirinya untuk menuangkan imajinasi dan menangkap esensi sang pemain hanya dengan sekali pandang. Toni bahkan mengisyaratkan bahwa lukisan istimewa ini mungkin akan dilelang di Grey Art Gallery, menambah nilai sentimental dan historis dari momen bersejarah ini.
Harapan Baru untuk Prestasi Maksimal
Kedatangan Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda tentu bukan sekadar penambahan amunisi. Lebih dari itu, mereka membawa harapan baru bagi Persib untuk meraih prestasi maksimal di Liga 2026/2027. Ragnar, dengan pengalaman internasionalnya, diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Maung Bandung. Sementara Notsuda, dengan visi dan kreativitasnya sebagai gelandang, diharapkan menjadi motor serangan yang memanjakan para penyerang.
Pengumuman yang unik dan penuh makna ini menjadi penanda bahwa Persib Bandung tidak hanya berinvestasi pada kualitas pemain, tetapi juga pada cara mereka membangun kedekatan emosional dengan Bobotoh. Momen di Grey Art Gallery bukan hanya tentang dua nama baru, melainkan tentang janji untuk musim yang penuh semangat, kebersamaan, dan tentu saja, kejutan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com