Kabarmaung.com - Kabar mengejutkan datang dari kubu Maung Bandung. Penyerang tim nasional Indonesia, Dimas Drajad, dipastikan tidak akan lagi berseragam Persib Bandung untuk musim depan. Kontraknya yang berakhir bersamaan dengan selesainya Liga 1 2025/26 tidak diperpanjang, menandai berakhirnya perjalanan dua musim Dimas bersama Pangeran Biru.
Perjalanan Singkat Dimas Drajad di Persib Bandung
Dimas Drajad didatangkan ke Persib Bandung dengan ekspektasi tinggi sebelum bergulirnya Liga 1 2024/25. Berstatus sebagai anggota skuad Timnas Indonesia, banyak Bobotoh yang berharap ketajamannya bisa menambah daya gedor lini serang Maung Bandung. Namun, kenyataannya tidak seindah harapan.
Pada musim pertamanya, Dimas hanya mampu menyumbangkan dua gol di ajang Liga 1. Angka ini tentu jauh dari target yang dibebankan kepada seorang striker timnas. Performa yang kurang memuaskan ini berlanjut ke musim kedua, hingga akhirnya ia dipinjamkan ke Malut United pada pertengahan Super League 2025/26 untuk mencari kembali sentuhan terbaiknya.
Sayangnya, periode peminjaman di Malut United pun belum mampu mengembalikan ketajaman Dimas. Dalam 12 pertandingan bersama Malut, Dimas Drajad gagal mencetak satu pun gol. Ini tentu menjadi catatan yang kurang ideal bagi seorang penyerang yang diharapkan menjadi tumpuan gol di kancah sepak bola profesional.
Keputusan Berat dan Proyeksi Tim Pelatih Maung Bandung
Dengan berakhirnya masa peminjaman dan kontraknya di Persib, nasib Dimas Drajad menjadi tanda tanya besar di kalangan Bobotoh. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, akhirnya memberikan konfirmasi resmi terkait status sang pemain.
- "Kontrak Dimas telah berakhir bersamaan dengan selesainya musim 2025/26," terang Adhitia.
- "Setelah melalui proses evaluasi bersama tim pelatih, Dimas tidak masuk dalam proyeksi teknis untuk musim mendatang. Atas dasar rekomendasi tersebut, Persib memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama," tambahnya, menegaskan bahwa keputusan ini murni berdasarkan pertimbangan teknis dan strategi tim pelatih baru yang akan mengarungi musim selanjutnya.
Perubahan tim pelatih serta visi baru dalam membangun skuad menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan ini. Setiap pelatih tentu memiliki preferensi pemain dan sistem yang berbeda, dan Dimas Drajad tampaknya tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang Persib dalam membangun tim yang kompetitif.
Lini Depan Baru Persib Tanpa Dimas Drajad
Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak Dimas Drajad juga sejalan dengan manuver transfer Persib di bursa pemain. Maung Bandung telah mendatangkan dua penyerang asing baru yang diharapkan bisa menjadi solusi tumpulnya lini depan, yaitu Luka Menalo dan Balsa Sekulic. Kedatangan dua nama ini menunjukkan ambisi Persib untuk meningkatkan produktivitas gol mereka dan membawa perubahan signifikan.
Selain itu, Persib juga masih memiliki deretan penyerang lain yang siap bersaing untuk memperebutkan posisi inti. Nama-nama seperti Uilliam Barros, Rosembergne da Silva (Berguinho), dan Ramon Tanque masih menjadi bagian dari skuad. Dengan komposisi lini depan yang sudah padat ini, praktis tidak ada lagi ruang bagi Dimas Drajad di tim Pangeran Biru, sehingga keputusan perpisahan ini menjadi pilihan yang realistis.
Meskipun perjalanan Dimas Drajad bersama Persib terbilang singkat dan penuh tantangan, pihak klub tetap menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan sang pemain selama berada di Bandung.
- "Hatur nuhun, Dimas, atas dedikasi, kerja keras, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan selama dua musim bersama Persib," ujar Adhitia.
- "Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah klub, termasuk membantu mengantarkan Persib meraih gelar juara Liga 1 2024/25. Kami mendoakan agar Dimas senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam melanjutkan perjalanan karier profesionalnya," lanjutnya, menandakan bahwa meskipun berpisah, Persib tetap mendoakan yang terbaik bagi karier Dimas di masa depan.
Perpisahan ini menandai babak baru bagi kedua belah pihak. Bagi Persib, ini adalah langkah untuk merancang ulang kekuatan lini depan demi mencapai target-target di musim mendatang. Sementara bagi Dimas Drajad, ini adalah kesempatan untuk mencari tantangan baru dan menemukan kembali performa terbaiknya di klub lain, semoga dengan kesuksesan yang lebih besar.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com