Kabarmaung.com - Pekan ke-33 Super League 2025/2026 akan menyajikan laga panas antara PSM Makassar dan Persib Bandung. Pertandingan krusial ini tidak hanya akan menarik perhatian para Bobotoh dan suporter Juku Eja, tetapi juga karena sosok wasit yang akan memimpin jalannya laga: Asker Nazhafaliev dari Uzbekistan. Kehadiran wasit dengan rekam jejak unik ini tentu menambah bumbu ketegangan menjelang duel di Stadion Gelora BJ Habibie.
Laga antara PSM dan Persib dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, dengan kick-off pukul 19.00 WIB atau 20.00 Wita. Bertempat di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kedua tim, terutama bagi Persib yang sedang berjuang untuk posisi terbaik di klasemen. Setiap keputusan wasit akan sangat disorot dan bisa memengaruhi jalannya pertandingan yang berpotensi menjadi penentu.
Profil Singkat Wasit Asker Nazhafaliev
Wasit Asker Nazhafaliev bukanlah nama asing di kancah perwasitan internasional, meskipun relatif baru di Super League Indonesia. Menurut data dari Transfermarkt, ia telah memimpin tiga pertandingan di Super League musim 2025/2026 ini. Tiga laga tersebut adalah Arema FC melawan Persib Bandung, Bhayangkara FC kontra Malut United, dan Persita Tangerang melawan Persijap Jepara. Pengalaman di liga domestik Uzbekistan, O'zbekiston Superligasi, juga sangat banyak, dengan 91 pertandingan yang ia pimpin.
Bagi Bobotoh, nama Asker Nazhafaliev mungkin sudah tidak asing. Ia sebelumnya memimpin laga Arema FC kontra Persib Bandung pada 22 September 2025, yang berakhir dengan kemenangan Maung Bandung 2-1. Dalam pertandingan tersebut, Asker mengeluarkan satu kartu kuning dan satu kartu merah. Ini menjadi catatan penting bagi para pemain Persib untuk lebih berhati-hati dan menjaga emosi selama pertandingan agar tidak terulang insiden kartu di laga krusial ini.
Rekam Jejak Kontroversial dan Statistik Kartu
Namun, rekam jejak Asker tidak hanya berhenti di situ. Ia juga baru saja memimpin laga playoff promosi kompetisi Championship antara Persipura dan Adhyaksa, yang berakhir ricuh setelah tuan rumah Persipura kalah tipis 0-1. Insiden ini tentu menjadi sorotan dan mengingatkan kita akan potensi tensi tinggi yang bisa terjadi di bawah kepemimpinannya, terutama dalam pertandingan yang sangat menentukan seperti duel PSM vs Persib ini. Selama kariernya sejak 2018, Asker telah memimpin 146 laga profesional di berbagai kompetisi, termasuk ajang internasional bergengsi seperti SEA Games dan AFC Champions League.
Dari segi statistik kartu, Asker dikenal sebagai wasit yang tegas. Sepanjang kariernya, ia telah mengeluarkan total 596 kartu kuning dan 20 kartu merah di semua kompetisi. Khusus di Super League Indonesia musim ini, ia sudah mencatatkan 8 kartu kuning dan 2 kartu merah dari hanya tiga pertandingan. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Asker tidak ragu untuk mengeluarkan kartu jika diperlukan, menjadikannya wasit yang harus diwaspadai oleh kedua tim agar tidak kehilangan pemain kunci akibat pelanggaran atau protes yang berlebihan.
Antisipasi Laga Panas di Parepare
Ini akan menjadi kali pertama bagi PSM dipimpin oleh Asker Nazhafaliev, yang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Juku Eja untuk beradaptasi dengan gaya kepemimpinannya. Sementara bagi Persib, ini adalah pertemuan kedua, memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana ia mengelola pertandingan Maung Bandung. Dengan rekam jejak yang bervariasi dan gaya kepemimpinan Asker Nazhafaliev yang tegas, laga PSM Makassar vs Persib Bandung diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi dan penuh drama. Para pemain diharapkan mampu menjaga fokus dan disiplin, serta menghormati setiap keputusan wasit demi kelancaran dan fair play pertandingan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com