Kabarmaung.com - Pekan ke-33 Super League 2025/2026 akan menyajikan duel panas yang sarat makna di Stadion Manahan, Kota Solo malam nanti. Persis Solo akan menjamu Dewa United dalam pertandingan yang bukan sekadar memperebutkan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri, masa depan di kasta tertinggi, dan ambisi besar kedua tim. Laskar Sambernyawa berada di ambang jurang degradasi, sementara Tangsel Warriors berjuang keras untuk menembus posisi empat besar klasemen, tiket menuju kompetisi Asia. Situasi ini menjanjikan laga yang penuh tensi, strategi, dan drama yang tidak boleh dilewatkan.
Nasib Persis Solo di Ujung Tanduk Degradasi
Persis Solo sedang menghadapi periode paling krusial musim ini. Berada di urutan ke-16 klasemen dengan perolehan 28 poin, mereka terperangkap di zona degradasi yang mencekam. Hanya dua laga tersisa, melawan Dewa United dan Persita, menjadi penentu apakah Laskar Sambernyawa bisa bertahan di Liga 1 atau terpaksa turun kasta. Kemenangan mutlak adalah harga mati, namun nasib mereka juga sedikit banyak akan bergantung pada hasil pertandingan Madura United yang sedang berjuang keras.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah pada pertandingan mereka sendiri. "Kami hanya fokus pada pertandingan kami sendiri. Kami tidak bisa memikirkan apa yang terjadi di pertandingan lain. Kami harap semua tim bermain jujur dan profesional," ujar Milo saat konferensi pers. Ia menambahkan bahwa Dewa United adalah tim yang sangat bagus, bahkan menyamakannya dengan Persib dan Borneo FC sebagai tim terbaik di Indonesia saat ini, yang justru menjadi motivasi tersendiri bagi anak asuhnya untuk bermain di luar batas kemampuan mereka.
Tantangan bagi Persis semakin berat dengan absennya empat pemain kunci. Roman, Bagaskara, dan Jauhari harus menepi karena cedera, sementara Arkhan Kaka dipanggil ke Timnas. Namun, Milo melihat ini sebagai peluang emas bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas dan kontribusi mereka. Dengan skuad yang ada, kepercayaan diri tetap tinggi. Milo berharap timnya bisa kembali produktif dalam mencetak gol, sebuah "seni" yang terus mereka latih setiap hari. "Mencetak gol adalah hal tersulit dalam sepak bola, bagi saya itu adalah seni. Pemain harus percaya pada diri sendiri, mengambil tanggung jawab dan mencetak gol," pungkasnya, memompa semangat para pemainnya.
Tren performa Persis Solo juga kurang meyakinkan. Setelah kemenangan atas Bhayangkara FC, mereka mengalami kekalahan telak dari Persija dan Malut United, serta ditahan imbang Persebaya di laga terakhir. Ini tentu menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki jika ingin meraih hasil positif melawan Dewa United.
Ambisi Kuat Dewa United Mengincar Empat Besar
Di sisi lain lapangan, Dewa United datang ke Solo dengan misi yang tak kalah penting: menembus posisi empat besar klasemen Liga 1. Ini berarti mereka harus memenangkan pertandingan melawan Persis Solo. Jika Tangsel Warriors berhasil meraih poin penuh, hal itu akan semakin mendorong Laskar Sambernyawa ke jurang degradasi yang lebih dalam.
"Jadi Persis tidak ingin terdegradasi, sementara kami ingin berada di 4 besar. Banyak hal yang dipertaruhkan dalam laga besok (hari ini)," kata Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink. Ia juga menyayangkan pertandingan tidak dilakukan secara bersamaan, yang bisa memengaruhi dinamika psikologis tim.
Dewa United memiliki modal yang sangat kuat. Mereka datang dengan materi pemain dan kedalaman skuad yang lebih mumpuni. Statistik berbicara, Dewa United belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir mereka, menunjukkan performa yang sangat konsisten dan solid. Rekor pertemuan historis juga berpihak pada mereka; Persis Solo belum pernah meraih kemenangan atas Dewa United sejak kedua tim masih berlaga di Liga 2 pada tahun 2019.
Meskipun demikian, Riekerink enggan menganggap enteng catatan tersebut. "Bukan keuntungan (catatan tidak pernah kalah dari Persis). Besok adalah laga yang berbeda. Persis berbeda dengan awal musim, maupun musim lalu. Kalau lawannya sama itu keuntungan, tapi 60 persen pemain Persis berbeda," terangnya, menunjukkan kewaspadaan dan respek terhadap perubahan skuad lawan.
Siapa yang Akan Berpesta di Manahan?
Pertandingan ini akan menjadi ujian sejati bagi kedua tim. Persis Solo akan bermain dengan determinasi tinggi untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi, sementara Dewa United akan berjuang habis-habisan untuk mengamankan posisi di papan atas. Para penggemar sepak bola Indonesia bisa menantikan sajian laga yang intens dan penuh gairah.
- Waktu: Sabtu, 16 Mei 2026, Pukul 19.00 WIB
- Tempat: Stadion Manahan, Kota Solo
- Taruhan: Kelangsungan hidup di Liga 1 bagi Persis, Posisi 4 Besar bagi Dewa United
Dengan segala tensi dan ambisi yang melingkupinya, duel Persis Solo kontra Dewa United diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di penghujung musim ini. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dan meraih apa yang mereka inginkan? Hanya waktu yang akan menjawabnya di rumput hijau Manahan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com