Kabarmaung.com - Duel sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia kembali memanas, dan kali ini, Persib Bandung berhasil keluar sebagai pemenang! Dalam lanjutan pekan ke-32 Super League 2025/2026, Maung Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial dengan menundukkan rival abadi mereka, Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) sore, menjadi saksi bisu perjuangan dan mental baja Pangeran Biru.
Pertarungan Sengit di Segiri: Bangkit dari Ketinggalan!
Sejak peluit kick-off dibunyikan, atmosfer pertandingan sudah terasa begitu intens. Kedua tim saling beradu strategi dan kekuatan fisik, mencerminkan rivalitas abadi yang selalu tersaji dalam setiap pertemuan. Persib, yang tampil dengan determinasi tinggi, sempat dikejutkan oleh gol pembuka dari pemain Persija, Alaaeddine Ajaraie, pada menit ke-19. Keadaan tertinggal 0-1 tentu menjadi ujian berat bagi mental para penggawa Maung Bandung. Namun, bukannya menyerah, skuad asuhan Bojan Hodak justru menunjukkan karakter dan semangat juang yang luar biasa.
Merespons ketertinggalan, Persib semakin gencar melancarkan serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan akhirnya membuahkan hasil. Adalah Adam Alis, gelandang lincah yang menjadi pahlawan bagi Maung Bandung di laga ini. Dengan penampilan yang sangat menginspirasi, Adam Alis berhasil mencetak dua gol krusial yang membalikkan keadaan. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-28, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tidak berhenti di situ, Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37, memastikan Persib unggul 2-1 sebelum turun minum. Dua gol cepat ini tak hanya mengubah skor, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim dan memompa semangat Bobotoh di seluruh Indonesia.
Pujian Bojan Hodak untuk Perjuangan Keras Tim
Usai pertandingan, pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan pandangannya terkait jalannya laga. Pelatih asal Kroasia ini memang sudah memprediksi bahwa laga kontra Persija tidak akan menjadi duel yang mudah, apalagi yang menawarkan permainan indah. Menurutnya, pertandingan El Clasico selalu identik dengan pertarungan fisik, energi yang terkuras habis, dan kerja keras tanpa henti.
"Saya sudah katakan sebelumnya bahwa ini tidak akan menjadi pertandingan yang indah, ini akan menjadi laga yang sangat sulit, ini bukan tipe pertandingan yang terbaik untuk dinikmati tetapi sangat menguras tenaga, kerja keras," ujar Bojan, membenarkan prediksinya. Ia menambahkan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari perjuangan kolektif yang luar biasa dari seluruh pemain.
Bojan Hodak secara khusus memberikan sanjungan tinggi kepada Adam Alis atas kontribusinya yang vital. "Pada akhirnya kami memenangkan pertandingan melalui Adam (Alis) yang hari ini tampil sangat menginspirasi. Kami senang dengan raihan tiga poin ini dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya," pujinya. Pengakuan ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi Adam dan seluruh tim untuk terus memberikan yang terbaik.
Adam Alis: Fokus Utama adalah Tiga Poin dan Juara
Bintang lapangan, Adam Alis, yang menjadi penentu kemenangan dengan dua golnya, juga berbagi pengalamannya. Gelandang kelahiran Jakarta ini mengakui bahwa pertandingan melawan Persija berlangsung sangat berat dan menguras tenaga. Ia menyebutkan bahwa tim sempat kesulitan di awal laga, terutama setelah tertinggal lebih dulu.
"Pertandingan yang cukup berat, di babak pertama kita sangat kelelahan juga dan kita sempat tertinggal 1-0. Akhirnya saya mampu membalikkan kedudukan," ungkap Adam dengan jujur. Pengakuan ini menunjukkan betapa besar tekanan yang mereka rasakan di lapangan.
Meskipun menjadi pahlawan dengan brace golnya, Adam Alis memilih untuk tidak larut dalam euforia pribadi. Baginya, pencapaian tim jauh lebih penting daripada torehan individu. "Yang terpenting kita dapat tiga poin dan kita fokus ke dua laga berikutnya untuk menjadi juara," tegasnya, menunjukkan kematangan dan profesionalisme yang patut diacungi jempol. Fokusnya yang teguh pada tujuan utama tim, yaitu meraih gelar juara, adalah cerminan mentalitas pemenang yang ada di dalam skuad Maung Bandung.
Langkah Tegap Menuju Gelar Juara: Bojan Hodak Ingatkan Kewaspadaan
Kemenangan atas Persija Jakarta ini memiliki arti yang sangat besar bagi Persib Bandung. Hasil positif ini tidak hanya mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin, tetapi juga menjaga peluang besar mereka untuk meraih gelar juara musim ini. Dengan dua pertandingan tersisa, Persib kini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri dalam perburuan mahkota Super League 2025/2026.
Meski demikian, Bojan Hodak kembali mengingatkan para pemainnya untuk tetap waspada dan tidak lengah. Ia menegaskan bahwa perjuangan belum selesai dan fokus penuh harus dijaga hingga peluit akhir musim dibunyikan. "Kami memiliki dua pertandingan lagi jadi kami harus berhati-hati, setelah itu (hasilnya) hanya bergantung pada diri kami sendiri, bukan orang lain," pungkasnya. Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa dalam sepak bola, apapun bisa terjadi, dan konsistensi adalah kunci.
Dukungan penuh dari Bobotoh diharapkan terus mengalir untuk menyemangati Pangeran Biru di dua laga penentu nanti. Dengan mentalitas juara yang telah terbukti, serta kerja keras dan strategi matang, Persib Bandung semakin dekat untuk mengukir sejarah baru di kancah sepak bola nasional.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com