Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?

Kabarmaung.com - Pekan ke-32 Super League 2025/2026 akan menyajikan duel panas yang krusial bagi ambisi empat besar Persebaya Surabaya. Bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB, Pelatih Bajul Ijo, Bernardo Tavares, menaruh kewaspadaan tingkat tinggi. Meskipun secara posisi di klasemen Persis berada di bawah, Tavares memperingatkan bahwa meremehkan Laskar Sambernyawa di kandangnya sendiri adalah sebuah kesalahan fatal yang bisa mengubur mimpi Persebaya.

Benteng Kokoh Laskar Sambernyawa yang Sulit Ditaklukkan

Kiprah Persis Solo di putaran kedua kompetisi musim ini memang patut diacungi jempol, terutama saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Statistik berbicara, di paruh kedua musim, Persis baru dua kali menelan kekalahan di kandang, dan itu pun saat menjamu dua tim raksasa yang berada di puncak klasemen, yakni Persib Bandung dan Borneo FC. Ini menunjukkan betapa tangguhnya mereka ketika berlaga di Stadion Manahan.

Lebih lanjut, empat pertandingan kandang terakhir Persis Solo disapu bersih dengan kemenangan impresif. Mereka berhasil menundukkan tim-tim kuat seperti Bhayangkara FC, Bali United, dan Persik Kediri. Catatan fantastis ini menjadi perhatian utama Bernardo Tavares. Ia dengan tegas mengakui bahwa Persis adalah tim yang sangat kuat dan sulit dikalahkan ketika bermain di markas mereka sendiri. Sebuah tantangan besar bagi Persebaya untuk bisa mencuri poin penuh.

Momentum Positif Bajul Ijo dan Ambisi Empat Besar

Namun, Persebaya tidak datang ke Solo tanpa modal. Bajul Ijo saat ini sedang dalam performa terbaiknya. Mereka berhasil menyapu bersih tiga pertandingan terakhir dengan kemenangan meyakinkan, dan yang lebih penting, gawang mereka tidak kebobolan alias clean sheet. Momentum positif ini tentu menjadi suntikan moral yang berharga bagi Ripal Wahyudi dan kawan-kawan.

Persebaya kini berada di peringkat kelima klasemen sementara, hanya berjarak satu poin dari Malu United yang menempati posisi keempat. Perebutan tiket menuju empat besar semakin memanas, dan setiap pertandingan, termasuk melawan Persis, adalah final yang harus dimenangkan untuk mewujudkan ambisi tersebut. Kemenangan di Solo bisa menjadi langkah krusial untuk menggeser pesaing di atasnya.

Mentalitas Pemenang: Kunci Utama Menurut Tavares

Meski timnya sedang dalam tren positif, Bernardo Tavares tidak ingin anak asuhnya lengah. Pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa hasil-hasil apik di masa lalu tidak akan berarti apa-apa jika para pemain tidak menunjukkan mentalitas pemenang yang tinggi di atas lapangan. "Kami berada dalam momen bagus, tetapi besok, apa yang kita menangkan sebelumnya tidak membantu apa-apa jika kita tidak menunjukkan sikap di atas lapangan. Saya pikir, Persis akan melakukan segalanya demi kemenangan," ujar Tavares.

Targetnya jelas: tiga poin. Bagi Tavares, memenangkan pertandingan dan menunjukkan mentalitas juang di setiap momen adalah cara terbaik untuk menghormati profesi sebagai pelaku sepak bola. Ia menuntut konsentrasi penuh dan semangat pantang menyerah dari para pemainnya sejak peluit awal dibunyikan hingga akhir pertandingan.

Rekor Sengit Persebaya dan Tavares di Manahan

Stadion Manahan Solo memang kerap menyajikan duel-duel sengit. Dalam riwayat pertemuan sebelumnya, Persebaya pernah merasakan drama kemenangan 2-3 di stadion ini, namun juga pernah menelan kekalahan 2-1 pada musim lalu. Ini menunjukkan betapa tidak terduganya hasil pertandingan di markas Laskar Sambernyawa tersebut.

Pengalaman Bernardo Tavares sendiri di Manahan juga cukup beragam saat masih menukangi PSM Makassar. Ia pernah mencicipi kemenangan, hasil imbang, dan juga kekalahan di stadion ini. Catatan ini semakin memperkuat keyakinannya bahwa laga melawan Persis Solo kali ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan penuh tantangan. "Ini akan berjalan sulit sebab saya tahu Persis adalah tim kuat," tegasnya.

Bahaya Tim Papan Bawah dan Pentingnya Fokus Penuh

Tavares secara khusus menekankan pentingnya fokus sepanjang laga. Ia mengingatkan para pemainnya bahwa kelengahan bisa berakibat fatal, terutama saat menghadapi tim yang secara klasemen berada di bawah. Ia memberikan contoh pahit saat Persebaya pernah takluk di kandang sendiri dari Madura United dan juga kalah saat bertandang ke markas Persijap, dua tim yang kerap dianggap 'papan bawah'.

Pelajaran dari kekalahan tersebut harus menjadi pengingat agar Persebaya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Konsentrasi penuh, disiplin taktik, dan semangat juang yang tak pernah padam akan menjadi kunci bagi Persebaya untuk bisa mengatasi perlawanan sengit dari Persis Solo dan terus menjaga asa mereka untuk finis di posisi empat besar Super League 2025/2026.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
  • Persebaya Dekati Puncak Klasemen Akankah Tersandung di Solo?
Posting Komentar
Tutup Iklan