Kabarmaung.com - Nama David da Silva, eks striker kebanggaan Persib Bandung, kembali mencuat sebagai sorotan utama di kancah sepak bola nasional. Bukan lagi bersama Maung Bandung, melainkan dengan seragam Malut United, bomber asal Brasil ini membuktikan bahwa usia hanyalah deretan angka. Di usianya yang ke-36, ketajaman David da Silva justru semakin menjadi-jadi, bahkan ia berhasil memuncaki daftar pencetak gol sementara Super League musim 2025/26 dengan torehan yang fantastis.
Performa luar biasa itu kembali terlihat saat Malut United menjamu Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan Malut, David da Silva tampil sebagai bintang utama dengan mencetak hat-trick. Tiga gol pertamanya lahir dari dua tendangan sudut dan satu eksekusi penalti yang dingin. Dua gol Malut lainnya disumbangkan oleh Nilson Junior dan Yakob Sayuri, sementara Persis Solo hanya mampu membalas lewat Bruno Gomes dan Arkhan Kaka.
Dominasi David da Silva di Super League
Tambahan tiga gol tersebut semakin mengukuhkan posisi David da Silva di puncak daftar pencetak gol Super League dengan total 22 gol. Ia unggul jauh dari pesaing terdekatnya, striker Dewa United Alex Martins, yang baru mengoleksi 16 gol. Statistik ini tak hanya menunjukkan kualitasnya yang tak lekang oleh waktu, tetapi juga menjadi bukti dedikasi dan kerja kerasnya di lapangan.
"Performa ini saya dedikasikan untuk seluruh rekan setim yang telah berjuang. Kami berjuang sampai akhir di pertandingan yang sangat berat, dan kami semua bekerja keras untuk meraih kemenangan," kata David, menunjukkan jiwa kepemimpinannya.
Ia menambahkan, "Saya senang bisa membantu tim dan memenangkan pertandingan ini. Bermain dengan 10 orang sangat berat, tapi syukurlah kami berhasil memenangkan pertandingan." Komentar ini menyoroti semangat juang tim Malut United yang berhasil meraih kemenangan meski bermain dengan 10 pemain.
Jejak Sang Bomber di Tanah Air
David da Silva bukan nama baru di persepakbolaan Indonesia. Label penyerang haus gol sudah melekat padanya sejak awal kedatangannya. Mari kita lihat perjalanan gol-gol spektakulernya:
- Persebaya Surabaya
- Liga 1 2018: 20 gol
- Liga 1 2019: 14 gol
- Liga 1 2020: 1 gol*
- Persib Bandung
- Liga 1 2021/22: 7 gol**
- Liga 1 2022/23: 24 gol
- Liga 1 2023/24: 30 gol
- Liga 1 2024/25: 8 gol***
- Malut United
- Super League 2025/26: 22 gol (masih bisa bertambah sampai akhir musim)
Keterangan: *Liga 1 hanya berjalan 3 pekan, **bergabung di tengah musim, ***terkendala cedera panjang
Perjalanan karirnya sempat membawanya ke Korea Selatan bersama Pohang Steelers setelah musim gemilangnya bersama Persebaya di 2018. Namun, ia kembali ke Indonesia, kembali ke Persebaya, dan kemudian menjadi idola bobotoh saat berseragam Persib Bandung. Selama 3,5 tahun di Persib, ia mencatatkan 69 gol, sebuah torehan yang sulit dilupakan para penggemar Maung Bandung.
Bangkit dari Keterpurukan Cedera
Musim lalu, tepatnya Liga 1 2024/25, menjadi masa yang sulit bagi David. Ia hanya mampu mencetak delapan gol bersama Persib akibat dibekap cedera panjang. Absennya ia seringkali membuat lini serang Persib kekurangan daya gedor.
Namun, setelah pulih total dari cedera, David da Silva membuktikan dirinya belum habis. Keputusannya bergabung dengan Malut United di Super League 2025/26 menjadi babak baru yang penuh prestasi. Ia berhasil membawa Malut bersaing ketat di empat besar klasemen sementara Super League, menunjukkan bahwa sentuhan magisnya masih sangat tajam dan relevan di level tertinggi.
Masa Depan Penuh Harapan
Dengan tiga pertandingan tersisa di Super League, David da Silva dan Malut United bertekad untuk terus memberikan yang terbaik. "Kami masih memiliki tiga pertandingan tersisa dan kami harus memberikan 100 persen. Kami butuh kemenangan di tiga laga ini, jadi kami tidak peduli lawan yang dihadapi," ucap David dengan optimisme.
Ketajaman David da Silva di usia senja karier profesionalnya menjadi inspirasi bagi banyak pesepakbola. Ia membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, batasan usia hanyalah mitos. Teruslah berkarya, David!
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com