Kabarmaung.com - Perebutan puncak klasemen Super League 2025/2026 semakin memanas! Borneo FC Samarinda berhasil meraih kemenangan krusial di pekan ke-31 dengan menundukkan Persita Tangerang. Kemenangan 2-0 ini membuat Pesut Etam kini menyamai perolehan poin Persib Bandung, menjadikan persaingan di papan atas semakin mendebarkan.
Pertandingan yang digelar di kandang Borneo FC, Stadion Segiri, Samarinda, pada Selasa (5/5/2026) malam, tidak berjalan mudah bagi tuan rumah. Persita Tangerang, di bawah arahan pelatihnya, tampil dengan strategi low block yang sangat disiplin, membuat skuad Pesut Etam kesulitan menembus pertahanan lawan di awal laga.
Taktik Bertahan Persita Bikin Borneo FC Frustrasi Awal
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa strategi bertahan Persita memang sesuai dengan analisanya dan cukup merepotkan timnya. "Pertandingan ini sesuai analisa kami. Mereka kemungkinan akan bermain dengan low block, dan itu terjadi. Di awal pertandingan, itu membuat kami cukup kesulitan karena tak bisa masuk," ujar Lefundes usai pertandingan.
Persita Tangerang memang terlihat lebih banyak menunggu, mengandalkan serangan balik cepat, dan mencari peluang dari bola mati. Namun, kesabaran menjadi kunci bagi Borneo FC. Lefundes menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan.
Kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-37. Sebuah kombinasi permainan apik yang melibatkan Mariano Peralta dan Koldo Obieta berhasil membongkar pertahanan Persita. Mariano Peralta yang berada di posisi ideal sukses mengkonversi peluang tersebut menjadi gol pembuka, membawa Borneo FC unggul 1-0.
Perjuangan Pesut Etam di Babak Kedua dan Gol Penutup
Memasuki babak kedua, Persita mencoba mengubah pendekatan permainan setelah tertinggal satu gol. Namun, situasi semakin berat bagi mereka ketika harus bermain dengan 10 pemain (detail kartu merah tidak disebutkan di sumber asli, namun disiratkan). Ironisnya, kondisi ini justru tidak sepenuhnya menguntungkan Borneo FC.
"Ketika lawan kehilangan satu pemain, mereka justru bermain lebih low block. Itu membuat kami semakin sulit untuk kita berprogres," jelas Fabio Lefundes. Pertahanan Persita semakin rapat, menumpuk pemain di lini belakang, dan menyulitkan Pesut Etam untuk menciptakan celah.
Meskipun demikian, Borneo FC tidak menyerah. Mereka terus menekan dan mencari cara untuk menggandakan keunggulan. Hasilnya, di penghujung laga, tepatnya menit ke-88, Sihran Amrullah berhasil mencetak gol kedua, sekaligus mengunci kemenangan 2-0 bagi Borneo FC Samarinda. Gol ini memastikan tiga poin penuh di kandang sendiri.
Implikasi Hasil dan Perebutan Puncak Klasemen dengan Persib
Kemenangan penting ini membuat Borneo FC kini mengumpulkan 72 poin dari 31 pertandingan. Raihan poin ini sama persis dengan yang dimiliki oleh Persib Bandung di papan atas klasemen. Meskipun demikian, Borneo FC masih kalah dalam hal head-to-head dengan Persib, yang berarti Maung Bandung untuk sementara masih menduduki puncak.
Persaingan di sisa musim Super League 2025/2026 dipastikan akan sangat ketat dan menarik untuk diikuti. Setiap pertandingan akan menjadi final bagi kedua tim dalam upaya mereka merebut gelar juara. Para Bobotoh tentu berharap Persib bisa mempertahankan performa terbaiknya dan menjauh dari kejaran Borneo FC di laga-laga berikutnya.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com