Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh

Kabarmaung.com - Kabar mengejutkan datang dari Kota Bogor. Suasana Minggu malam yang seharusnya damai berubah tegang ketika dua kelompok suporter sepak bola, yakni pendukung Persib Bandung (Viking/Bobotoh) dan Persija Jakarta (Jakmania), terlibat Bentrok di Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Tanahsareal. Insiden ini menyisakan dua orang luka-luka dan memicu kekhawatiran banyak pihak.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Telah terjadi keributan antara suporter Persija dan suporter Persib, korban arah pulang dari arah Warung Jambu menuju Parung," ujarnya. Dua korban yang diketahui adalah DS dari kelompok Viking dan LND dari kelompok Jakmania, segera dilarikan ke RS Islam Budi Agung. Keduanya mengalami luka di bagian tangan kanan dan pelipis kanan, sebuah pengingat pahit akan dampak dari insiden semacam ini.

Kronologi Kericuhan yang Menggemparkan Bogor

Menurut Doddy, bentrok bermula ketika kedua kelompok suporter sedang dalam perjalanan pulang usai mengikuti nonton bareng pertandingan. Nahas, di waktu yang bersamaan, salah satu kelompok yang menjadi korban melintas di lokasi. "Saat korban melintas di kolong underpass Jalan Sholeh Iskandar berpapasan dengan suporter Persib dan kemudian diserang, sehubungan korban menggunakan baju kaos Persija," terang Doddy. Situasi pun memanas dalam hitungan detik.

Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen-momen mencekam tersebut. Terlihat sekelompok pemotor yang sedang berkonvoi di Jalan Raya Sholeh Iskandar, Kota Bogor, tiba-tiba berhenti dan mulai melempari kelompok lain dengan batu. Aksi anarkis ini sontak memicu kemacetan parah dan kepanikan di jalanan yang seharusnya menjadi jalur ramai kendaraan.

Dampak dan Pesan untuk Perdamaian Suporter

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, juga membenarkan bahwa kemacetan terjadi pasca-nobar Persib vs Persija. "Jadi Viking, Bobotoh itu cuma melintas saja. Mereka arah ke Cilebut. Tadi anggota juga ke lokasi, tim patroli gabungan sama QR Polresta, sama polsek untuk urai kemacetan," jelas Lukito.

Insiden ini sekali lagi menyoroti pentingnya menjaga ketertiban dan sportivitas antar suporter. Rivalitas dalam sepak bola seharusnya hanya terjadi di atas lapangan hijau, bukan di jalanan yang berpotensi membahayakan nyawa dan ketertiban umum. Pihak berwenang terus mengimbau agar para suporter dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi, demi menciptakan suasana sepak bola Indonesia yang aman, damai, dan penuh semangat persaudaraan.

Kericuhan serupa, sayangnya, bukan kali pertama terjadi. Setiap kali dua tim besar ini berlaga, baik secara langsung maupun lewat nonton bareng, potensi gesekan antar suporter selalu mengintai. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak, mulai dari manajemen klub, komunitas suporter, hingga aparat keamanan, untuk terus mengedukasi dan membina para pendukung agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Sepak bola adalah pemersatu, bukan pemecah belah. Kekerasan tidak akan pernah menjadi solusi dan hanya akan merugikan semua pihak, terutama citra positif sepak bola Indonesia di mata dunia. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif agar setiap pertandingan bisa dinikmati dengan aman dan nyaman, tanpa ada rasa takut atau ancaman.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
  • Bogor Geger! Suporter Persib vs Persija Berakhir Ricuh
Posting Komentar
Tutup Iklan