Kabarmaung.com - Gemuruh Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi saksi bisu keperkasaan Persib Bandung. Dalam laga krusial pekan ke-27 Super League 2025/26, Maung Bandung berhasil menaklukkan Bali United dengan skor tipis 3-2 pada Minggu (12/4/2026) malam. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga mempertegas dominasi Persib di puncak Klasemen serta menorehkan serangkaian Rekor fantastis yang membuat Bobotoh bangga!
Duel sengit antara Persib dan Serdadu Tridatu berlangsung dramatis. Tuan rumah berhasil unggul berkat gol-gol ciamik dari Ramon Tanque, Luciano Guaycochea, dan Federico Barba. Sementara itu, Bali United sempat memberikan perlawanan sengit melalui lesakan Teppei Yachida dan Jordy Bruijn. Namun, mental juara Persib di kandang sendiri tak terbendung, memastikan kemenangan di hadapan ribuan Bobotoh yang setia.
GBLA Angker bagi Lawan, Kandang Sempurna Maung Bandung
Kemenangan atas Bali United menjadi bukti nyata betapa angkernya Stadion GBLA bagi tim lawan. Tercatat, Bali United adalah tim ke-14 yang harus tunduk di markas Persib musim ini. Maung Bandung benar-benar mampu mencatatkan rekor kemenangan sempurna setiap kali tampil di hadapan publik sendiri. Ini adalah performa kandang yang luar biasa, menunjukkan solidnya kekuatan tim dan dukungan fantastis dari Bobotoh yang tak pernah padam.
Statistik berbicara banyak: sebanyak 28 gol telah disarangkan Persib di GBLA, dengan hanya kebobolan 3 kali. Torehan fantastis ini menghasilkan total 42 poin sempurna dari laga kandang musim ini. Sebuah catatan yang sulit ditandingi oleh tim manapun di liga, dan menjadi salah satu faktor kunci mengapa Persib begitu nyaman di puncak klasemen.
Kuasai Puncak Klasemen, Tinggalkan Pesaing Jauh di Belakang
Tambahan tiga poin dari laga kontra Bali United semakin memantapkan posisi Persib di singgasana klasemen Super League 2025/26. Pasukan besutan Bojan Hodak kini kokoh mengemas 64 poin dari 27 pertandingan. Mereka unggul telak 4 angka dari Borneo FC yang berada di urutan kedua, dan bahkan meninggalkan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan selisih 9 poin. Margin yang cukup nyaman ini memberikan kepercayaan diri lebih bagi tim untuk menatap sisa musim dengan optimisme tinggi meraih gelar juara.
Konsistensi performa yang ditunjukkan oleh Persib sepanjang musim ini patut diacungi jempol. Mereka tidak hanya mampu meraih kemenangan, tetapi juga mempertahankan performa puncak di setiap pekan, membuktikan bahwa persiapan dan strategi yang diterapkan tim pelatih berjalan dengan sangat baik.
14 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru Liga!
Tak hanya superior di kandang dan nyaman di puncak, Persib juga menorehkan rekor impresif lainnya: tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir. Capaian luar biasa ini bahkan melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh Persebaya Surabaya dengan 13 laga tak terkalahkan. Sebuah bukti kekuatan mental dan fisik skuad Maung Bandung yang luar biasa.
Rekor unbeaten ini mencerminkan soliditas tim dari lini belakang hingga depan. Setiap pemain menunjukkan determinasi tinggi untuk tidak menyerah, menjadikan Persib sebagai tim yang sangat sulit ditaklukkan. Thom Haye dan rekan-rekan berhasil menjaga momentum positif ini, menciptakan atmosfer kemenangan yang terus berlanjut.
Federico Barba, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Performa apik Persib juga tak lepas dari kontribusi individu yang menonjol. Pada laga melawan Bali United, Federico Barba dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Bek tangguh ini tak hanya kokoh menjaga lini belakang dari gempuran lawan, tetapi juga aktif membantu serangan. Puncaknya, gol di menit 87 yang membawa Persib unggul 3-1 bukan hanya krusial, tapi juga menegaskan kualitasnya.
Tak hanya mencetak gol, Barba juga menjadi kreator gol pertama Ramon Tanque di menit 29 melalui umpan terukurnya. Kehadiran Barba di lini belakang memberikan rasa aman sekaligus ancaman di kotak penalti lawan. Sebuah penampilan komplit dari seorang bek yang berkontribusi besar pada kemenangan krusial ini.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com