Kabarmaung.com - Kabar membanggakan datang dari salah satu talenta terbaik Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha. Di tengah gemerlapnya karier di lapangan hijau, 'Etam' sapaan akrabnya, baru saja menorehkan prestasi akademik yang tak kalah cemerlang. Ia kini resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani).
Perjalanan Beckham menuju gelar sarjana bukanlah lintasan yang mulus. Sebagai pesepak bola profesional, jadwalnya dipenuhi dengan sesi latihan intensif, pertandingan sengit, bahkan panggilan untuk membela tim nasional. Konsistensi di lapangan dan tuntutan akademik seringkali berjalan beriringan, menuntut fokus dan manajemen waktu yang luar biasa dari pemain muda ini.
Pemain bernomor punggung 7 ini mengakui sendiri bagaimana ia harus berjuang keras membagi fokus antara mengejar bola dan mengejar ilmu. “Ya, suka dukanya sangat banyak dilalui karena saya juga alhamdulillah sibuk juga di latihan, di pertandingan, terus ada tim nasional juga,” ungkap Beckham, Sabtu (18/4/2026).
Kesibukan yang luar biasa ini bahkan sempat membuat proses perkuliahan, termasuk penyelesaian skripsi, memakan waktu lebih lama dari yang seharusnya. Namun, semangat juang Beckham tak pernah padam. Ia tetap gigih menyempatkan diri mengikuti perkuliahan di sela-sela padatnya aktivitas sebagai atlet. “Jadi agak susah untuk membagi waktu, tapi alhamdulillah saya sempat-sempat ini untuk ikut perkuliahan,” tambahnya.
Visi Jauh ke Depan: Pendidikan sebagai Bekal Abadi
Bagi Beckham, pendidikan bukan sekadar formalitas atau pelengkap. Ia melihatnya sebagai investasi jangka panjang, sebuah bekal penting untuk masa depan yang tak lekang oleh waktu. Kesadaran bahwa karier sepak bola memiliki batas usia menjadi pendorong utamanya untuk terus menimba ilmu dan mempersiapkan diri.
Pemain jebolan Diklat Persib ini dengan bijak mengungkapkan, “Karena perkuliahan juga sangat penting buat saya setelah sepak bola juga, karena sepak bola juga cuma hampir ya sampai (usia) 35-36.” Kalimat ini menunjukkan kematangan berpikir seorang atlet muda yang tak hanya fokus pada gemerlap lapangan hijau sesaat, melainkan juga merancang kehidupan pasca-karier.
Ia berharap ilmu yang telah didapatkan tidak hanya bermanfaat bagi dirinya pribadi, melainkan juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas. “Jadi saya sempatkan untuk itu, semoga dengan saya ada kemarin wisuda semoga bisa ilmunya bermanfaat bagi saya dan buat masyarakat juga,” harapnya.
Langkah Berikutnya: Menuju S2 dan Dunia Pemerintahan
Prestasi sarjana ini ternyata hanya pijakan awal bagi Beckham. Ia telah menyiapkan langkah berikutnya, yakni melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2). Rencananya, jenjang pendidikan lanjutan ini juga akan ditempuh di kampus yang sama, Universitas Jenderal Achmad Yani.
Beckham tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Unjani dan manajemen yang telah banyak membantunya selama masa perkuliahan. “Insyaallah saya lanjut ke S2 dan alhamdulillah kemarin juga saya dibantu sama di Unjani, sama pihak manajemen Unjani. Jadi saya sangat berterima kasih ke pihak Unjani karena telah membantu saya di perkuliahan saya dan insyaallah saya lanjut S2,” tuturnya penuh syukur.
Ketertarikannya pada Ilmu Pemerintahan bukan tanpa alasan. Ia memiliki keinginan kuat untuk terlibat lebih jauh dalam dunia pemerintahan di masa depan. “Karena saya juga ingin ikut ke pemerintahan juga, jadi semoga ke depannya juga bisa berkolaborasi dengan pemerintahan,” pungkas Beckham, menunjukkan ambisi dan visi besar di luar lapangan hijau yang patut diapresiasi.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com