Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi

Kabarmaung.com - Laga pekan ke-28 Indonesia Super League (ISL) 2025/2026 antara Dewa United dan Persib Bandung di Banten International Stadium (BIS) pada Senin (20/4/2026) menyajikan drama yang intens, penuh kontroversi, dan comeback heroik. Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 ini tidak hanya menjadi tontonan seru, tetapi juga memicu perdebatan sengit mengenai keputusan-keputusan VAR yang krusial. Hasil ini menjaga posisi Maung Bandung di puncak klasemen, meski gagal menjauh dari para pesaing.

Kontroversi Awal: Gol Alex Martins yang Membingungkan

Drama dimulai ketika Dewa United berhasil membuka keunggulan melalui gol Alex Martins pada menit ke-24. Gol ini langsung menjadi sorotan utama karena dalam prosesnya, bola yang diumpan silang oleh Alexis Messidoro diduga kuat sudah melewati garis lapangan sebelum sampai ke Alex. Tayangan ulang memang menunjukkan indikasi kuat bola telah keluar, namun dengan sudut kamera yang terbatas, VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut. Keputusan ini sontak memantik reaksi keras dari para pemain Persib dan tentu saja, Bobotoh di seluruh Indonesia. Momen ini menjadi pukulan telak bagi mental Maung Bandung yang harus menerima gol dalam situasi yang meragukan, membuat mereka tertinggal lebih dulu.

Rentetan Keputusan VAR dan Kartu Merah yang Mengubah Arah Laga

Babak kedua tidak kalah dramatis. Dewa United sebenarnya sempat menggandakan keunggulan melalui Messidoro. Namun, kali ini VAR membatalkan gol tersebut setelah meninjau adanya posisi offside dari Alex Martins dalam rangkaian kejadian. Menariknya, sebelum gol terjadi, bola sempat dikuasai pemain Persib, Federico Barba, sebelum direbut kembali oleh Alex. Meskipun demikian, VAR tetap pada keputusannya. Tak lama berselang, Dewa United benar-benar mencetak gol kedua lewat Ricky Kambuaya pada menit ke-61. Gol ini pun tidak luput dari pengecekan VAR karena indikasi handball, namun pada akhirnya disahkan, membuat Dewa unggul 2-0 dan tekanan semakin memuncak bagi Persib.

Tensi pertandingan memuncak selama peninjauan VAR untuk gol kedua Dewa United. Alex Martins, yang terlihat terpancing emosi, mendapatkan dua kartu kuning secara beruntun dan harus meninggalkan lapangan. Kartu merah ini membuat Dewa United harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain, sebuah keuntungan besar yang harus dimanfaatkan Persib untuk mengejar ketertinggalan.

Kebangkitan Maung Bandung: Comeback Dramatis!

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persib Bandung menunjukkan mental juara mereka. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Dewa United, memicu gelombang serangan dari segala sisi. Hasilnya, pada menit ke-77, Thom Haye berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti yang dingin dan terukur. Gol ini membangkitkan semangat juang Maung Bandung dan para pendukungnya. Asa untuk menyamakan kedudukan semakin membumbung tinggi, mengubah atmosfer stadion.

Tidak butuh waktu lama, pada menit ke-86, Andrew Jung tampil sebagai pahlawan. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Eliano Reijnders, Jung menyundul bola masuk ke gawang Dewa United, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sorak sorai Bobotoh meledak menyambut gol penyama kedudukan ini, sebuah comeback yang luar biasa di tengah gempuran kontroversi dan tekanan mental yang berat.

Reaksi Bojan Hodak dan Dampak Klasemen

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui adanya beberapa kesalahan yang dilakukan timnya, terutama pada gol-gol Dewa United. "Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama (Dewa) seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu," ungkap Bojan. Meskipun demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan dan semangat pantang menyerah para pemainnya. "Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang dan kejadian-kejadian menarik. Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol," tambahnya, menyoroti potensi tim.

Hasil imbang 2-2 ini memang membuat Persib gagal memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya. Namun, Maung Bandung masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 65 poin. Mereka unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua, dan tujuh poin dari Persija Jakarta di posisi ketiga. Pertarungan menuju gelar juara ISL 2025/2026 dipastikan akan semakin sengit hingga akhir musim, dan setiap poin akan sangat berarti.

  • Gol kontroversial Alex Martins (bola diduga keluar) disahkan VAR.
  • Gol Messidoro dianulir VAR karena offside.
  • Ricky Kambuaya cetak gol kedua setelah VAR cek indikasi handball.
  • Alex Martins diganjar kartu merah karena dua kartu kuning.
  • Persib bangkit dari ketertinggalan 2-0 dengan penalti Thom Haye dan sundulan Andrew Jung.

Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
  • Drama VAR! Persib Tahan Imbang Dewa United Penuh Kontroversi
Posting Komentar
Tutup Iklan