Kabarmaung.com - Kabar kurang menyenangkan datang bagi para Bobotoh yang telah menantikan pertandingan seru antara Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung. Laga tandang Pangeran Biru yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 April 2026, pukul 19.00 WIB, di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, dipastikan akan digelar tanpa kehadiran penonton. Keputusan ini tentu saja memupuskan harapan ribuan suporter yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten pada Jumat, 17 April 2026. Alasannya jelas: pertimbangan fasilitas stadion dan aspek keamanan menjadi prioritas utama. Ini adalah langkah antisipasi yang diambil untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama pertandingan berlangsung.
Mengapa Laga Digelar Tanpa Penonton? Fasilitas Stadion Jadi Sorotan
Menurut Plh Kabagbinops Biroops Polda Banten, AKBP Hendri Gunawan, keputusan untuk melarang kehadiran penonton, baik dari suporter tuan rumah maupun tim tamu, adalah bagian dari upaya preventif. “Hal ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan pertandingan berjalan aman serta lancar,” jelas Hendri Gunawan.
Lebih lanjut, Hendri mengungkap bahwa manajemen Dewa United Banten FC sendiri yang telah mengajukan izin pertandingan tanpa penonton kepada Polda Banten. Pengajuan ini didasari oleh regulasi terkait kondisi fasilitas stadion yang masih memerlukan penyesuaian. Beberapa poin krusial yang disorot meliputi lokasi parkir yang belum memadai, akses jalan menuju dan dari stadion yang masih perlu perbaikan, serta sistem penerangan yang belum optimal, terutama untuk pertandingan malam hari. Ketiga aspek ini dianggap krusial untuk menunjang pertandingan dengan kehadiran massa yang besar.
Langkah Antisipasi Keamanan dari Polda Banten
Meskipun tanpa penonton, aspek keamanan tetap menjadi fokus utama. Polda Banten tidak main-main dalam mempersiapkan pengamanan laga ini. Ratusan personel gabungan akan dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar area stadion. Pengamanan ini tidak hanya berpusat pada stadion saja, melainkan juga difokuskan pada jalur kedatangan dan kepulangan tim, lokasi penginapan para pemain, serta titik-titik rawan kemacetan di sekitar kawasan stadion. Ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam menjaga ketertiban, meskipun tanpa hiruk pikuk suporter.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, tak lupa mengimbau agar seluruh masyarakat, khususnya di Banten, dapat menjaga kondusivitas. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ucap Maruli. Harapannya, pertandingan bisa berjalan tanpa insiden yang tidak diinginkan dan situasi di Banten tetap damai.
Dampak Bagi Bobotoh dan Tim Persib Bandung
Keputusan ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Bobotoh. Dukungan langsung di stadion seringkali menjadi suntikan semangat terbesar bagi para pemain. Tanpa kehadiran mereka, atmosfer pertandingan mungkin terasa berbeda dan tim Persib harus berjuang lebih keras tanpa dukungan langsung dari tribun. Meskipun demikian, para Bobotoh diharapkan dapat memahami bahwa keputusan ini diambil demi kebaikan bersama dan untuk menghindari risiko keamanan yang tidak diinginkan.
Bagi tim Persib sendiri, ini adalah tantangan lain yang harus dihadapi. Bermain tanpa Bobotoh di kandang lawan selalu menjadi situasi yang sulit, namun ini juga bisa menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan mental juara mereka. Kita semua berharap, meski tanpa gemuruh suara Bobotoh di Banten International Stadium, Persib tetap bisa menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang poin penuh.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com