Kabarmaung.com - Gemuruh Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (22/2/2026) malam menjadi saksi bisu ketangguhan Persib Bandung. Di pekan ke-22 Super League 2025/2026, Maung Bandung sukses membungkam perlawanan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini bukan hanya sekadar tambahan tiga poin, melainkan penegasan dominasi Persib di puncak Klasemen.
Gol tunggal yang memecah kebuntuan lahir dari kaki penyerang andalan asal Prancis, Andrew Jung, pada menit ke-50. Menerima umpan sepak pojok akurat dari Luciano Guaycochea, Jung dengan tenang melepaskan penyelesaian tajam yang tak mampu dihalau kiper Persita, membawa publik Bandung bersorak kegirangan.
Hasil krusial ini membuat Persib semakin kokoh di singgasana klasemen sementara dengan koleksi 50 poin. Mereka kini nyaman unggul tiga angka dari rival abadi, Persija Jakarta, yang menempati posisi kedua, serta berjarak empat poin dari Borneo FC yang menguntit di urutan ketiga. Tekanan di papan atas semakin memanas, namun Persib menunjukkan mental juara.
Perlawanan Sengit Pendekar Cisadane
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa pertandingan melawan Persita tidak berjalan mudah. Sejak awal, ia sudah memprediksi bahwa Pendekar Cisadane akan memberikan perlawanan yang ketat dan disiplin, terutama dalam organisasi pertahanan mereka.
"Saya sudah katakan kemarin bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persita adalah tim yang bertahan dengan sepuluh pemain dan semuanya ikut berlari, semuanya melakukan tekel. Jadi karena itu mereka tidak banyak kebobolan," ujar Bojan, menjelaskan strategi lawan yang menyulitkan.
Ia menambahkan, "Mereka sangat kompak dan terorganisir dengan baik secara pertahanan. Tidak mudah untuk bisa menang melawan mereka." Pujian ini menunjukkan bahwa Persib harus bekerja ekstra keras untuk membongkar rapatnya barisan belakang tim tamu.
Meski demikian, Bojan Hodak cukup puas dengan kinerja timnya, terutama di lini pertahanan. Menurutnya, Persib mampu meredam hampir semua ancaman yang dilancarkan Persita sepanjang pertandingan, membuktikan solidnya koordinasi di belakang.
"Saya cukup senang karena Persita tidak memiliki peluang kecuali satu dari sepak pojok. Wasit menganulirnya karena sudah meniup peluit lebih dulu sebelumnya. Selain kejadian itu, saya tidak melihat Teja (Paku Alam) melakukan penyelamatan," ungkap Bojan, menegaskan betapa minimnya ancaman nyata ke gawang Persib.
Di sisi penyerangan, meski peluang tidak sebanyak biasanya, efektivitas menjadi kunci. Andrew Jung menjalankan perannya sebagai predator gol dengan sempurna. Bojan juga memberikan apresiasi kepada Sergio Castel yang tampil cukup baik sebagai pemain pengganti.
"Secara penyerangan kami mempunyai beberapa peluang, jujur memang tidak banyak seperti di pertandingan lainnya. Jung mencetak gol, ini adalah tugasnya dan Sergio juga bermain dengan baik meski dia belum bisa mencetak gol," terang pelatih berdarah Kroasia itu.
Senada dengan sang pelatih, gelandang serang Persib, Eliano Reijnders, menilai kemenangan ini adalah buah dari keseimbangan permainan, terutama berkat pertahanan yang kokoh. "Kami bermain dengan baik di awal pertandingan. Memang kami tidak punya banyak peluang, tapi seperti yang pelatih katakan bahwa mereka juga tidak banyak menciptakan peluang, itu artinya pertahanan kami bermain dengan baik," ucap Eliano.
Jalan Terjal Menuju Juara: Konsistensi Kunci Maung Bandung
Dengan persaingan di papan atas klasemen yang semakin ketat, Eliano Reijnders tidak menyembunyikan ambisinya untuk meraih gelar juara di akhir musim nanti. Baginya, setiap pertandingan kini terasa seperti final yang harus dimenangkan untuk mencapai target tersebut.
"Ya saya ingin menjadi juara, jadi saya rasa ini seperti sebuah final di setiap pertandingan," tutup Eliano, menggambarkan semangat juang tinggi yang ada di dalam skuad Persib saat ini. Mentalitas ini tentu menjadi modal berharga dalam menghadapi sisa pertandingan krusial di Super League.
Persib Bandung kini dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan konsistensi performa. Dengan selisih poin yang masih dapat dikejar oleh tim-tim di bawahnya, setiap pertandingan menjadi sangat penting. Soliditas lini belakang yang dipuji Bojan Hodak, dipadukan dengan ketajaman lini depan yang terbukti efektif, akan menjadi formula Persib untuk terus melaju. Dukungan Bobotoh setia pun akan menjadi energi tambahan bagi Maung Bandung dalam perburuan gelar juara.
Melihat performa tim yang stabil dan komentar optimis dari pelatih serta pemain, asa Bobotoh untuk melihat Persib mengangkat trofi semakin membuncah. Perjalanan masih panjang, namun dengan determinasi dan kerja keras, mimpi untuk menjadi yang terbaik di Super League 2025/2026 bukan lagi sekadar angan-angan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com
