Kabarmaung.com - Pekan ke-25 Super League 2025/2026 menyajikan drama yang intens, baik di Papan Atas maupun di zona degradasi. Persaingan kian memanas, dan sorotan utama tentu saja tertuju pada posisi puncak Klasemen yang masih kokoh dipegang oleh Persib Bandung, meski ancaman dari rival terdekat semakin nyata.
Drama dan kejutan mewarnai setiap pertandingan, mengubah peta persaingan dan menjaga adrenalin para penggemar. Dari perjuangan tim papan bawah yang mati-matian menghindari jurang degradasi hingga pertarungan sengit di empat besar yang memperebutkan tiket ke kompetisi tertinggi, semua menyuguhkan tontonan yang tak terlupakan.
Drama Papan Bawah PSM Makassar Berjuang Keras
Salah satu pertandingan paling mendebarkan pekan ini adalah duel Tim Indonesia Timur antara Malut United melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Laga yang berlangsung pada Sabtu (7/3/2026) ini berakhir imbang 3-3 setelah hujan gol di babak kedua.
PSM Makassar sempat memimpin terlebih dahulu berkat gol bunuh diri Yakob Sayuri di menit ke-38. Namun, Malut United berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol beruntun di babak kedua, membuat Pasukan Ramang tertinggal 1-3. Dengan semangat juang tinggi, PSM tidak menyerah begitu saja. Tendangan roket Savio Roberto pada menit ke-70 memperkecil ketertinggalan dan membangkitkan asa Juku Eja. Puncaknya, Jacques Medina mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-88, memastikan satu poin krusial dibawa pulang dari Ternate.
Hasil imbang ini menempatkan PSM Makassar di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 24 poin, menjaga jarak enam angka dari PSBS Biak yang berada di batas zona degradasi (peringkat ke-16). Asisten Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan motivasi timnya. “Kami tidak ingin PSM terjun bebas ke Liga 2. Jadi itu motivasi pertama dari kita semua di tim untuk mendapatkan poin,” ujarnya usai laga. Sementara itu, Malut United dengan tambahan satu poin tertahan di peringkat ke-4 dengan 45 poin, tetap bersaing ketat di papan atas.
Persaingan Papan Atas Semakin Memanas
Di pertandingan lain, kejutan datang dari Persita Tangerang yang meraih kemenangan telak 4-1 saat menjamu Madura United. Kemenangan ini membuat Pendekar Cisadane kokoh di peringkat ke-5 klasemen, membuka peluang untuk merangsek ke posisi empat besar.
Namun, sorotan tajam juga tertuju pada Borneo FC. Tim berjuluk Pesut Etam ini menunjukkan dominasinya dengan menghancurkan Persebaya Surabaya 5-1 di kandang lawan. Kemenangan telak ini membawa Borneo FC semakin mendekati puncak klasemen. Mereka kini berada di peringkat kedua dengan koleksi 53 poin, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Yang menarik, Persib masih mengantongi satu laga simpanan, yang bisa menjadi kunci untuk memperlebar jarak.
Analisis Klasemen Super League 2025/2026
Pekan ke-25 ini menegaskan bahwa persaingan di Super League 2025/2026 jauh dari kata usai. Di papan atas, Persib Bandung memang masih memimpin dengan 54 poin dari 23 pertandingan. Namun, bayang-bayang Borneo FC (53 poin dari 24 laga) dan Persija Jakarta (51 poin dari 24 laga) sangatlah dekat. Ketiganya akan bersaing ketat hingga akhir musim untuk meraih gelar juara. Malut United di posisi keempat dengan 45 poin juga masih punya harapan.
Di sisi lain, perjuangan di papan bawah tak kalah sengit. PSM Makassar (24 poin), Madura United (20 poin), dan Persijap Jepara (20 poin) harus berjuang keras menjauh dari zona merah. PSBS Biak (18 poin), Persis Solo (17 poin), dan Semen Padang (17 poin) berada di posisi paling rawan dan membutuhkan keajaiban di sisa musim ini untuk bertahan di Super League.
Setiap poin menjadi sangat berharga, dan setiap pertandingan bisa mengubah segalanya. Dengan selisih poin yang tipis di kedua ujung klasemen, para penggemar sepak bola di Indonesia dijamin akan menyaksikan pertunjukan yang penuh gairah hingga peluit akhir musim dibunyikan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com