Kabarmaung.com - Jeda FIFA Series 2026 mungkin memberi napas sejenak, namun denyut persaingan di Super League 2025/26 tetap terasa panas, terutama bagi Persib Bandung. Maung Bandung kini nyaman di puncak klasemen, mengukir asa besar untuk meraih gelar juara tiga kali berturut-turut, sebuah pencapaian yang akan mengukir sejarah baru di kancah sepak bola nasional.
Sebelum kompetisi rehat, skuad asuhan Bojan Hodak baru saja melakoni laga tunda pekan ke-21. Hasil imbang 1-1 kontra Borneo FC di kandang lawan pada 15 Maret 2026 menjadi bukti ketangguhan tim, sekaligus memastikan posisi teratas tak tergoyahkan. Dengan koleksi 58 poin, Persib kini unggul empat angka dari Borneo FC yang menempati posisi kedua dan enam poin dari rival abadi, Persija Jakarta.
Namun, di tengah euforia, sembilan pertandingan sisa menjadi alarm sekaligus tantangan. Jarak poin yang ada memang signifikan, tetapi belum sepenuhnya aman. Satu kesalahan kecil bisa membuka celah bagi para pesaing yang siap menerkam. Ini adalah fase krusial, di mana konsistensi dan mental juara akan benar-benar diuji.
Sembilan Pertandingan Penentu Jalan Juara
Kompetisi akan kembali bergulir pada awal April 2026, dimulai dari pekan ke-26. Persib akan menghadapi kombinasi laga kandang dan tandang yang sama-sama berat dan krusial. Ini bukan hanya tentang mengumpulkan poin, tapi juga menjaga momentum dan mentalitas pemenang.
Empat laga kandang yang akan dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi peluang emas untuk mengamankan poin penuh. Sejauh ini, GBLA adalah benteng tak terkalahkan bagi Maung Bandung. Dukungan penuh dari Bobotoh di setiap pertandingan kandang terbukti mampu membakar semangat para pemain dan menjadi faktor pembeda. Memaksimalkan laga kandang adalah kunci untuk menjaga stabilitas di puncak.
Namun, ujian sesungguhnya datang dari lima laga tandang. Pertandingan melawan tim-tim besar seperti Persija Jakarta dan PSM Makassar di kandang lawan berpotensi menjadi titik krusial. Selain sarat gengsi dan rivalitas, dua pertandingan ini bisa berdampak langsung pada perburuan gelar. Mencuri poin, apalagi kemenangan, di laga-laga tandang ini akan sangat berarti bagi Persib dalam menjaga asa juara.
Setiap pertandingan kini adalah final. Bojan Hodak dan tim pelatih tentu akan bekerja keras meramu strategi terbaik, memastikan kebugaran pemain, dan menjaga fokus tim. Sejarah sudah menanti, dan kesempatan untuk mengukir hat-trick juara ada di depan mata. Namun, itu semua membutuhkan kerja keras, dedikasi, dan dukungan tak henti dari seluruh elemen, terutama Bobotoh.
Jika Persib mampu menjaga konsistensi, mengamankan kemenangan di kandang, dan mencuri poin penting di laga tandang, jalan menuju podium juara akan semakin terbuka lebar. Tetapi, kompetisi Liga 1 selalu menyajikan kejutan, dan Borneo FC serta Persija Jakarta siap memanfaatkan setiap celah. Pertarungan sengit di sisa musim ini dipastikan akan sangat mendebarkan.
Berikut Jadwal lengkap sembilan laga sisa Persib Bandung yang tak boleh dilewatkan:
- 5 April 2026: Semen Padang vs Persib (Stadion H. Agus Salim, Padang)
- 12 April 2026: Persib vs Bali United (Stadion Gelora Bandung Lautan Api)
- 20 April 2026: Dewa United vs Persib (Banten International Stadium)
- 24 April 2026: Persib vs Arema FC (Stadion Gelora Bandung Lautan Api)
- 30 April 2026: Bhayangkara FC vs Persib (Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung)
- 4 Mei 2026: Persib vs PSIM Yogyakarta (Stadion Gelora Bandung Lautan Api)
- 10 Mei 2026: Persija Jakarta vs Persib (Jakarta International Stadium)
- 17 Mei 2026: PSM Makassar vs Persib (Gelora BJ Habibie)
- 23 Mei 2026: Persib vs Persijap Jepara (Stadion Gelora Bandung Lautan Api)
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com