Kabarmaung.com - Laga klasik penuh gengsi antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kembali menyajikan drama yang tak terlupakan. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3), skuad Maung Bandung harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Bajul Ijo dengan skor 2-2. Hasil ini tentu terasa sedikit mengecewakan bagi Persib yang sempat membalikkan keadaan, sementara Persebaya patut diacungi jempol karena berjuang keras di tengah badai cedera.
Drama Empat Gol di Gelora Bung Tomo
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Persebaya, yang bermain di hadapan pendukungnya, menunjukkan semangat juang tinggi meskipun banyak pemain inti yang absen karena cedera. Pada babak pertama, Bajul Ijo berhasil unggul terlebih dahulu melalui tendangan penalti Bruno Moreira. Wasit menunjuk titik putih setelah melakukan pengecekan VAR, dan Bruno sukses mengeksekusi tendangan tersebut untuk menaklukkan kiper Persib, Teja Paku Alam. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, membuat Persib tertinggal.
Memasuki babak kedua, Persib yang bermental juara tidak tinggal diam. Skuad asuhan Bojan Hodak meningkatkan intensitas serangan dan berhasil mencetak dua gol balasan. Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan pada menit ke-51, disusul gol Andrew Jung di menit ke-73 yang membuat Persib berbalik unggul 2-1. Kemenangan seolah sudah di depan mata bagi Pangeran Biru.
Namun, Persebaya menunjukkan determinasi luar biasa. Menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-83, Rivera berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Gol ini bermula dari transisi serangan balik cepat yang dipuji pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Toni Firmansyah bermanuver cerdik, mengumpan bola kepada Rivera, yang kemudian melepaskan tembakan sempurna untuk menjebol gawang Teja Paku Alam. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memupus harapan Persib untuk membawa pulang poin penuh.
Pujian Tavares untuk Skuad Bajul Ijo yang Pincang
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak ragu melontarkan pujian setinggi langit untuk anak asuhnya. Ia mengakui bahwa timnya menghadapi banyak kendala cedera menjelang laga penting ini. “Seperti yang kalian lihat, saat ini kami memiliki banyak pemain cedera. Kami harus bermain dengan pemain yang tidak berlatih di posisi tersebut atau tidak biasa bermain di posisi tersebut,” tutur Tavares usai laga.
Meski hanya meraih satu poin, Tavares menilai bahwa apa yang ditampilkan timnya merepresentasikan keberanian untuk memenangkan pertandingan. Ia juga menyoroti banyaknya peluang yang berhasil diciptakan oleh skuad Bajul Ijo. “Para pemain menunjukkan sikap yang baik. Saya pikir kami menciptakan banyak peluang. Gol pertama Persebaya adalah gol yang fantastis,” tambahnya, sembari memuji gol kedua Rivera sebagai transisi yang sangat bagus.
Analisis Pertandingan dan Pelajaran untuk Persib
Bagi Persib, hasil imbang ini menjadi pengingat penting bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di Super League 2025/2026. Meskipun sempat unggul dan berada di ambang kemenangan, fokus dan konsentrasi harus dijaga hingga detik terakhir. Determinasi lawan, terutama yang bermain di kandang dan dalam kondisi pincang, tidak boleh diremehkan. Hasil ini juga menempatkan Persebaya merangsek ke peringkat 5 dengan torehan 39 poin.
Persebaya Tatap Laga Sulit Berikutnya
Dengan semangat yang membara setelah menahan imbang Persib, Persebaya akan menatap laga tandang kontra Borneo FC pada 7 Maret 2026. Meskipun diakui akan menjadi pertandingan yang berat, Tavares optimis Bajul Ijo akan terus berupaya memberikan yang terbaik, seperti yang mereka tunjukkan saat melawan Persib Bandung. Sementara itu, Persib harus segera bangkit dan mengevaluasi penampilan mereka demi meraih hasil maksimal di pertandingan selanjutnya.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com