Kabarmaung.com - Momen Idulfitri adalah waktu yang paling dinanti oleh umat Muslim, termasuk para penggawa Persib Bandung. Di tengah padatnya jadwal kompetisi Liga, kesempatan emas untuk berkumpul bersama keluarga menjadi berkah tersendiri. Salah satu yang paling antusias menyambut Lebaran tahun ini adalah gelandang andalan Maung Bandung, Dedi Kusnandar, yang akrab disapa Dado.
Dado memilih pulang kampung ke tanah kelahirannya di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, untuk merayakan Idulfitri 1447 H. Keputusan ini diambil seiring dengan jeda kompetisi Super League yang memberikan waktu luang bagi para pemain untuk sejenak melupakan rutinitas lapangan hijau dan fokus pada kehangatan keluarga.
Jatinangor Jadi Titik Kumpul Keluarga Besar
Bagi Dado, Lebaran bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga ajang silaturahmi yang tak ternilai harganya. Ia mengungkapkan bahwa tradisi Lebaran baginya selalu sama, berkumpul di Jatinangor dan Bandung bersama orang-orang terkasih. "Lebaran pasti seperti biasa, seperti tahun kemarin. Saya kalau di sini di Jatinangor dan di Bandung. Apalagi ada jeda kompetisi, kita ada kesempatan buat kumpul keluarga seperti tahun-tahun sebelumnya," tutur Dedi Kusnandar, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pemain yang dikenal dengan etos kerjanya tinggi ini menyadari betul bahwa kesempatan untuk berkumpul lengkap dengan keluarga besar, termasuk sanak saudara yang merantau di luar kota, sangatlah langka. Jadwal pertandingan yang ketat dan tuntutan profesionalisme sebagai pesepak bola seringkali membuat momen kebersamaan menjadi mahal. Oleh karena itu, jeda Lebaran menjadi satu-satunya peluang emas untuk menyatukan kembali ikatan kekeluargaan yang mungkin jarang terjalin sepanjang tahun.
"Apalagi mungkin keluarga jarang ketemu. Setahun sekali acara ini bisa yang dari luar kota kumpul di Jatinangor," tambahnya, menggambarkan betapa berharganya momen tersebut.
Reuni Teman Lama dan Energi Baru untuk Liga
Tidak hanya keluarga besar, kediaman Dedi Kusnandar di Jatinangor juga sering menjadi magnet bagi teman-teman lamanya. Momen Lebaran dimanfaatkan untuk bernostalgia, berbagi cerita, dan melepas rindu yang mungkin sudah terpendam lama. "Teman-teman juga bisa kumpul di Jatinangor dan bisa saling temu kangen," pungkas Dado dengan senyum.
Momen Lebaran yang diisi dengan kehangatan keluarga dan canda tawa bersama sahabat lama ini tentunya akan menjadi suntikan energi positif bagi Dedi Kusnandar. Setelah jeda singkat ini, Dado dan rekan-rekannya di Persib Bandung diharapkan bisa kembali ke lapangan dengan semangat yang lebih membara, siap menghadapi tantangan selanjutnya di kompetisi Super League. Pengisian ulang energi dan mental melalui kebersamaan dengan orang terkasih ini sangat krusial untuk menjaga performa puncak para atlet.
Sebagai Bobotoh, kita tentu berharap Dedi Kusnandar dapat menikmati setiap detik liburannya dan kembali dengan fisik serta mental yang segar bugar, siap membawa Persib meraih kejayaan di sisa musim. Keharmonisan di luar lapangan seringkali menjadi fondasi kuat untuk kesuksesan di dalam lapangan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com