Kabarmaung.com - Pertandingan keras antara Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung di Stadion Segiri pada Minggu (15/3/2026) malam berakhir imbang 1-1. Meskipun gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, justru menunjukkan raut puas dengan hasil tersebut. Ia menilai, timnya telah menampilkan permainan yang sangat baik dan pantas mendapatkan satu poin berharga dari salah satu raksasa BRI Super League.
Fabio Lefundes Ungkap Kualitas Maung Bandung yang Bikin Ciut
Selepas pertandingan, Lefundes tidak sungkan memuji kualitas skuad Persib Bandung. Menurutnya, Maung Bandung adalah tim yang memiliki kedalaman skuad luar biasa, bahkan siapapun pemain yang diturunkan, performanya tetap stabil dan berbahaya. "Kalau mereka tarik keluar satu pemain, siapa pun yang masuk tetap bisa tampil bagus karena skuad mereka sangat kaya," ujar pelatih asal Brasil tersebut, menyoroti tantangan besar yang dihadapi timnya.
Ia juga menekankan bahwa Borneo FC bermain sangat bagus malam itu. Meskipun hasil akhirnya mungkin belum maksimal di mata sebagian pihak, Lefundes yakin penampilan timnya patut diacungi jempol. Bermain imbang melawan tim sekelas Persib Bandung, apalagi dengan kualitas pemain yang merata di setiap lini, merupakan pencapaian yang tidak mudah.
Ketika Fokus Memudar dan Perubahan Taktik Jadi Kunci
Borneo FC harus mengakui keunggulan Persib di awal laga setelah Adam Alis berhasil membobol gawang mereka pada menit ke-14. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati dan transisi cepat, yang diakui Lefundes terjadi karena timnya kehilangan fokus sesaat. "Kita kebobolan dari set piece dan sedikit transisi. Akhirnya kita kebobolan karena kehilangan fokus," jelasnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih Persita Tangerang ini mengungkapkan bahwa strategi awal yang telah disiapkan tidak berjalan mulus sesuai rencana. Persib Bandung bermain sangat defensif, dengan menempatkan banyak pemain di lini belakang, termasuk dua pemain sayap yang ikut turun membantu pertahanan. Kondisi ini memaksa Lefundes untuk melakukan penyesuaian taktik di tengah laga.
"Kita harus mengubah strategi karena mereka bertahan dengan enam pemain, dua sayap turun membantu ditambah empat bek mereka," paparnya, menggambarkan betapa rapatnya pertahanan Persib yang sulit ditembus. Perubahan taktik ini menjadi krusial untuk membuka celah dan menciptakan peluang bagi timnya.
Babak Kedua Penuh Risiko dan Penalti Penyelamat
Memasuki babak kedua, Lefundes melihat adanya peningkatan performa dari Borneo FC, terutama setelah masuknya Marcos Astina yang membawa angin segar ke lini tengah. Dalam kondisi tertinggal 0-1, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk berani mengambil risiko dengan meningkatkan tekanan demi mengejar gol penyeimbang. "Kita ambil risiko karena kita tertinggal 1-0. Kita harus mengejar paling tidak jangan kalah di rumah," tegasnya, menunjukkan mentalitas pantang menyerah.
Strategi berani ini akhirnya membuahkan hasil. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Borneo FC di babak kedua, sebuah keputusan yang disambut suka cita oleh para pendukung tuan rumah. Mariano Peralta yang dipercaya sebagai eksekutor, dengan tenang menjalankan tugasnya dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini tidak hanya menyelamatkan Borneo FC dari kekalahan, tetapi juga membangkitkan semangat tim.
Fabio Lefundes menilai, satu poin dari pertandingan ketat seperti ini, yang didapat berkat kerja keras dan perjuangan tak kenal lelah, adalah hasil yang sangat bagus. Baginya, yang terpenting adalah timnya tidak menelan kekalahan di kandang sendiri, di hadapan para pendukung setia. "Yang tidak bisa kita terima adalah kalau kalah di rumah sendiri di depan pendukung kita," tandasnya.
Dampak Hasil Imbang Terhadap Puncak Klasemen BRI Super League
Dengan hasil imbang ini, Borneo FC Samarinda tetap kokoh di posisi kedua klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan perolehan 54 poin. Sementara itu, Persib Bandung masih memimpin puncak klasemen dengan 58 poin. Meskipun kedua tim sama-sama meraih satu poin, posisi mereka di papan atas tetap tidak tergoyahkan. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa persaingan di liga semakin ketat dan setiap poin sangat berarti dalam perebutan gelar juara.
Laga ini juga menunjukkan bahwa Persib Bandung adalah tim yang sangat sulit ditaklukkan, bahkan ketika bermain defensif. Di sisi lain, Borneo FC menunjukkan mental baja dengan bangkit dari ketertinggalan dan berjuang hingga akhir untuk mengamankan poin di kandang.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com