Kabarmaung.com - Super League 2025/26 semakin memanas dan memasuki fase krusial. Sembilan pertandingan tersisa akan menjadi penentu nasib tim-tim papan atas dalam Perebutan Gelar juara, termasuk Persib Bandung yang kokoh di puncak dan Borneo FC yang terus menguntit di posisi kedua. Maung Bandung, sebagai pemuncak Klasemen sementara, tentu harus ekstra hati-hati di tengah tekanan ketat dari para pesaingnya.
Setelah melakoni laga tunda pekan ke-21 dengan hasil imbang 1-1 melawan Persib Bandung pada 15 Maret 2026, Borneo FC Samarinda menunjukkan bahwa mereka adalah penantang serius. Hasil tersebut memang tidak menggoyahkan posisi Maung Bandung di singgasana dengan 58 poin. Namun, Pesut Etam tetap mengekor ketat di bawahnya dengan 54 poin. Jarak empat poin ini menjadikan setiap laga sisa layaknya final bagi kedua tim.
Tidak hanya itu, persaingan di papan atas semakin sengit dengan kehadiran Persija Jakarta yang membayangi di posisi ketiga dengan 52 poin. Perbedaan poin yang tipis ini menciptakan skenario dramatis, di mana satu kesalahan kecil saja bisa mengubah peta persaingan secara drastis. Borneo FC kini berada dalam posisi yang dilematis: harus terus menjaga performa agar tidak disalip Persija, sekaligus berambisi mengejar Persib di puncak.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan pentingnya memanfaatkan jeda libur Lebaran untuk pemulihan kondisi fisik dan mental para pemain. Ia menegaskan bahwa perjuangan timnya belum berakhir. "Kita masih ada sembilan pertandingan ke depan dan kita akan berjuang sampai habis, kalian lihat nanti," janji pelatih asal Brasil tersebut dengan penuh keyakinan. Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat Borneo FC untuk tidak menyerah begitu saja dalam perburuan gelar juara.
Optimisme serupa juga diungkapkan oleh gelandang andalan Borneo FC, Kei Hirose. Pemain asal Jepang ini percaya bahwa dengan sembilan pertandingan tersisa, peluang timnya untuk bersaing merebut gelar masih terbuka lebar. "Masih ada sembilan pertandingan lagi dan kita harus tetap fokus. Jadi masih kita bisa fokus (peluang) buat juara," kata Kei. Fokus dan konsistensi menjadi kunci bagi Nadeo cs jika mereka ingin mewujudkan impian menjadi juara Super League.
Jika Pesut Etam mampu menjaga tren positif dan mengamankan kemenangan baik di kandang maupun tandang, bukan hal mustahil bagi mereka untuk menjemput gelar juara dari tangan sang juara bertahan, Persib Bandung. Namun, Maung Bandung tentu tidak akan tinggal diam. Mereka akan berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan posisi puncak dan merengkuh trofi juara Super League 2025/26.
Jadwal Krusial Borneo FC: Menuju Puncak Super League
Berikut adalah sembilan laga sisa yang akan dilakoni Borneo FC sepanjang bulan April-Mei 2026. Setiap pertandingan memiliki bobot penting dan akan sangat menentukan dalam perburuan gelar juara:
- Minggu, 5 April 2026 - 20.00 WIB: Borneo FC Vs Madura United
- Sabtu, 11 April 2026 - 16.30 WIB: Borneo FC Vs PSBS Biak
- Sabtu, 18 April 2026 - 20.00 WIB: Borneo FC Vs PSM
- Sabtu, 25 April 2026 - 16.30 WIB: Borneo FC Vs Semen Padang
- Rabu, 29 April 2026 - 16.30 WIB: Borneo FC Vs Persik
- Selasa, 5 Mei 2026 - 16.30 WIB: Borneo FC Vs Persita
- Senin, 11 Mei 2026 - 20.00 WIB: Borneo FC Vs Bali United
- Minggu, 17 Mei 2026 - 20.00 WIB: Borneo FC Vs Persijap
- Sabtu, 23 Mei 2026 - Waktu Belum Pasti: Borneo FC Vs Malut United
Deretan pertandingan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Borneo FC untuk menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim juara. Bagi Persib, ini adalah sinyal peringatan keras untuk tidak lengah sedikit pun. Konsentrasi penuh dan performa terbaik di setiap laga akan menjadi kunci bagi Maung Bandung untuk tetap menjaga jarak dan mengamankan gelar juara Super League 2025/26.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com