Kabarmaung.com - Perebutan posisi di papan atas Super League 2025/26 semakin memanas, namun pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menunjukkan ketenangan luar biasa. Pesut Etam, julukan Borneo FC, saat ini berada di peringkat ketiga Klasemen, digusur oleh rival Macan Kemayoran, Persija Jakarta. Namun, Lefundes punya pandangan berbeda mengenai realitas tabel kompetisi yang baru berjalan sebagian.
Situasi ini tentu memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Persija Jakarta berhasil naik ke peringkat kedua dengan raihan 50 poin, unggul empat angka dari Borneo FC yang menempati posisi ketiga. Tapi, ada detail penting yang sering terlewat: Persija sudah memainkan 23 pertandingan, sementara Borneo FC baru 21 laga.
Klasemen yang Belum "Real" Menurut Fabio Lefundes
Dengan dua pertandingan di tangan, secara matematis Borneo FC memiliki peluang besar untuk kembali menduduki posisi kedua jika berhasil meraih kemenangan di dua laga tunda tersebut. Faktor inilah yang membuat Fabio Lefundes tidak gusar sedikit pun. Baginya, membahas posisi klasemen saat ini adalah hal yang "tidak pintar" karena belum mencerminkan kondisi sebenarnya.
"Menurut saya membahas itu tidak pintar, karena mereka sudah bermain lebih banyak dari kami. Kami masih punya pertandingan, jadi itu (klasemen) belum real," tegas Fabio Lefundes, seperti dikutip dari detikKalimantan. Pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri sang pelatih terhadap potensi timnya dan strategi jangka panjang yang ia terapkan.
Jadwal Berat Menanti Pesut Etam
Meskipun santai, Fabio Lefundes juga menyadari bahwa jalan Borneo FC untuk kembali ke posisi atas tidak akan mudah. Dalam empat pertandingan ke depan, Pesut Etam sudah ditunggu oleh serangkaian lawan berat yang siap menguji mental dan kekuatan mereka. Berikut adalah jadwal krusial Borneo FC:
- 26 Februari: Menjamu Arema FC
- 3 Maret: Bertandang ke markas Persija Jakarta
- 7 Maret: Menjamu Persebaya Surabaya
- 15 Maret: Menjamu Persib Bandung
Deretan lawan ini jelas bukan main-main. Arema, Persija, Persebaya, dan tentu saja Persib Bandung adalah tim-tim dengan reputasi dan ambisi besar di Liga. Kemenangan di laga-laga ini akan menjadi kunci bagi Borneo FC untuk membuktikan bahwa mereka memang layak bersaing di papan atas.
Filosofi "Tiga Poin" dan Optimisme Lefundes
Menghadapi tantangan ini, Fabio Lefundes enggan terlalu memikirkan posisi klasemen saat ini. Fokus utamanya adalah persiapan untuk setiap pertandingan yang akan datang. "Saya tidak urus itu (posisi klasemen) sekarang karena besok (Kamis, 26 Februari) ada pertandingan, lalu kami ke Jakarta lawan Persija, setelah itu menghadapi Persebaya dan Persib," ujarnya.
Lefundes juga menyoroti perbedaan bujet antara Borneo FC dengan tim-tim besar lainnya. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya. "Kami masih di tiga besar, kami tahu tim lain punya bujet lebih tinggi dari Borneo. Tapi kami tetap optimistis dan harus kerja keras agar lebih baik," tambahnya. Prinsip "tiga poin" menjadi pegangan utama timnya. "Di mana pun bermain, kami harus mencari tiga poin. Itu prinsip kami. Kami masih punya 13 laga, sementara tim lain ada yang tinggal 11. Banyak hal bisa terjadi," pungkasnya, menunjukkan bahwa persaingan Super League masih sangat panjang dan penuh kejutan.
Ikuti terus berita terbaru Persib di Kabarmaung.com